bolatimes.com - Panitia SEA Games 2019 telah melakukan pengundian untuk cabang olahraga (cabor) sepak bola putra dan putri. Hasilnya, Indonesia tergabung di grup neraka.
Proses pengundian dihelat di Sofitel, Manila, Filipina, Selasa (15/10/2019) siang WIB. Indonesia berada di Pot 2 memang berpotensi melawan tim-tim kuat.
Dan benar saja, Timnas Indonesia U-23 tergabung di Grup B. Tim asuhan Indra Sjafri akan berhadapan dengan Thailand, Vietnam, Singapura, Laos, dan Brunei Darussalam.
Bandingkan dengan Grup A yang relatif lebih ringan. Di grup ini ada tuan rumah Filipina, Malaysia, Myanmar, Kamboja, dan Timor Leste.
Sama halnya dengan tim putra, Timnas Putri Indonesia juga tergabung di grup neraka. Ada di Grup B, Garuda Pertiwi akan menjajal kekuatan Thailand dan Vietnam.
Sementara di Grup A, ada tuan rumah Filipina, Myanmar, dan Malaysia. Sebagai informasi, cabor sepakbola putri ini memang hanya diikuti oleh enam negara saja.
Sebagai informasi tambahan, untuk cabor sepakbola putra akan dimainkan pada 26 November hingga 10 Desember mendatang.
Berikut hasil drawing cabor Sepak bola Putra dan Putri SEA Games 2019.
Sepak bola Putra
Grup A: Filipina, Malaysia, Myanmar, Kamboja, Timor Leste
Grup B: Thailand, Indonesia, Vietnam, Singapura, Laos, Brunei Darussalam
Sepak bola Putri
Grup A: Filipina, Myanmar, Malaysia
Grup B: Vietnam, Thailand, Indonesia
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus