bolatimes.com - Bek naturalisasi Timnas Indonesia, Otavio Dutra berbicara kekuatan yang dimiliki oleh Malaysia. Menurut pemain Persebaya Surabaya itu, level Indonesia masih berada di atas Malaysia.
Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Malaysia pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019).
Otavio Dutra mengatakan pertandingan Indonesia versus Malaysia layaknya pertandingan derby. Oleh karenanya, pemain kelahiran Brasil tersebut tidak sabar ikut serta dalam pertandingan tersebut.
"Saya tahu Malaysia memiliki kualitas. Tapi, Indonesia lebih di atas," kata Otavio Dutra usai ditemui di Pakansari, beberapa waktu lalu.
"Melawan Malaysia layaknya derby bagi timnas Indonesia. Saya selalu menonton pertandingan timnas Indonesia, baik itu kelompok umur karena saya cinta negara ini," jelas pemain berusia 34 tahun itu.
Meski begitu, Otavio Dutra masih belum mendapat kepastian bakal tampil menghadapi Malaysia. Sebab, berkas naturalisasi masih belum rampung.
Namun, proses naturalisasi yang dijalani sudah memasuki tahap akhir. Ia hanya tinggal menunggu tanda tangan dari pihak berwenang untuk mendapatkan paspor dan KTP.
"Saya masih menunggu surat dari Komisi III DPR RI. Setelah itu, tanda tangan dari presiden baru bisa mendapatkan KTP dan paspor Indonesia," pungkasnya.
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus