Galih Priatmojo
Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi (kiri) didampingi Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono (kanan) memberikan keterangan pers mengenai penghentian sementara kompetisi sepak bola Liga I di Jakarta, Selasa (25/9). PSSI memutuskan untuk menghentikan sementara Liga I sampai batas waktu yang tidak ditentukan, menyusul tewasnya suporter Persija saat pertandingan antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada Minggu (23/9). (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Bolatimes.com - Seusai menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi mulai menyentil sejumlah pihak yang dianggap vokal memberi kritik terhadap kinerja federasi sepakbola Indonesia itu. Gubernur Sumatera Utara itu pun menyebut nama manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar

Edy Rahmayadi menyampaikan pengunduran dirinya saat Kongres Tahunan di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1/2019).

Untuk sementara, jabatan Ketua Umum PSSI diemban oleh Joko Driyono yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum PSSI.

Baca Juga:
Mundur dari Ketum PSSI, Edy Rahmayadi Sebut Ada Pengkhianat

Saat berpidato terkait pengunduran dirinya, Edy Rahmayadi sempat menyindir manajer Persib Bandung Umuh Muchtar.

Ia ingin agar Umuh Muchtar bisa memajukan sepak bola Indonesia dengan terobosan ide-idenya dan bukan hanya dengan berbicara saja.

Sebagaimana diketahui, Umuh Muchtar memang dinilai cukup sering mengkritik kinerja PSSI. Apalagi, timnya Maung Bandung sering mendapatkan hukuman dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Baca Juga:
Edy Rahmayadi Mundur, Tagar PSSI Jadi Trending Topik Twitter

"Mungkin lebih pantas Umuh Muchtar pimpin ini (PSSI). Jangan teriak-teriak di luar saja," tantang Edy Rahmayadi saat berpidato.

Sejatinya kepemimpinan Edy Rahmayadi baru akan habis pada tahun 2020. Mantan Pangkostrad TNI itu sebelumnya terpilih sebagai Ketua Umum PSSI pada tahun 2016.

Dalam Kongres PSSI yang digelar di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (10/11/2016), Edy berhasil mengalahkan kandidat lainnya, yakni Bernhard Limbong, Kurniawan Dwi Yulianto, Eddy Rumpoko, Moeldoko, dan Sarman. 

Baca Juga:
Jadwal Lengkap Final Malaysia Masters 2019, Indonesia Bisa Raih 2 Gelar

 

Load More