Bolatimes.com - The Jakmania -sebutan suporter Persija Jakarta- memberikan dukungan penuh kepada PSSI untuk memberantas mafia sepak bola yang ramai dibicarakan saat ini di tanah air. Melalui ketua umum The Jakmania, Ferry Indrasjarief, Jakmania berharap pelakunya cepat tertangkap.
Isu terjadinya pengaturan skor atau match fixing di sepak bola Indonesia saat ini semakin ramai dibicarakan. Puncaknya terjadi ketika isu pengaturan skor ini dikupas dalam acara yang dipandu Najwa Shihab beberapa waktu lalu.
Bahkan untuk menindaklanjuti isu yang sudah bukan hal yang baru di sepak bola ini, Kapolri Jendral Tito Karnavian yang juga diundang dalam acara tersebut menyampaikan bahwa telah mulai membentuk satuan tugas untuk memberantas mafia sepak bola di Indonesia.
Setelah acara Najwa Shihab itu sukses menjadi perhatian, kini Ferry Indrasjarief mengatakan pihaknya dan Jakmania mendukung pemberantasan mafia untuk mewujudkan sepak bola Indonesia yang lebih baik. Akan tetapi Ferry juga meminta pihak PSSI untuk bertindak tegas
''Biarkan satu persatu angkat bicara. Sebagai pihak yang tidak pernah terlibat, kita cukup jadi penonton yang baik. Doakan agar semua cepat terungkap dan pelakunya cepat ditangkap,'' dukung Ferry Indrasjarief dikutip dari persija.id.
''Kita juga berharap Federasi bisa melakukan tindakan tegas menindak mereka yang telah merusak kepercayaan publik akan kompetisi negeri sendiri,'' sambungnya.
Terbaru, belum lama ini juga Komisi Disiplin (Komdis) PSSI berhasil mengungkap terjadinya pengaturan skor di Liga 2 2018 yang dilakukan oleh PS Mokokerto Putra (PSMP). Mereka terbukti melalakukan pengaturan skor sebanyak empat kali. PSMP pun dijatuhi hukuman larangan berlaga di Liga 2 2019
Bukanya hanya pemain, Komdis juga menjatuhi hukuman kepada salah satu pemain PSMP yang juga terlibat dalam pengaturan skor tersebut, pemain itu adalah Krisna Adi Darma. Oleh karenanya, Komdis PSSI menjatuhkan sanksi kepada Krisna larangan bermain seumur hidup.
Berita Terkait
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Gaduh Pernyataan Erick Thohir Soal Fokus PSSI ke Timnas, Apa yang Salah?
-
HP Istri Berisi Data Penting Hilang, Gustavo Almeida Gelar Sayembara Berhadiah iPhone 15
-
Siapa Bilang PSSI Tak Peduli Sepak Bola Putri? Ini Ada Piala Pertiwi
-
Rekam Jejak Takeyuki Oya Jebolan J-League yang Ditunjuk Jadi GM Operation PT LIB
-
Jordi Amat, Dari La Liga hingga Jadi Pangeran di Indonesia
-
Persija Jakarta Musim Depan Wajib Agresif Jika Ingin Juara Liga 1
-
Pelajaran untuk PSSI! Media Eropa Semprot China yang Pecat Branko Ivankovic
-
Bukan Lagi Underdog! Timnas Indonesia Jadi Skuad Termahal, Korea Ketar-ketir
-
Here We Go! Akui Peran Penting Indonesia, FIFA Bangun Kantor di Jakarta
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025