hitekno.com - Intepreter Persib Bandung, Fernando Soler bercerita tentang pengalamannya saat berurusan dengan mafia bola yang melakukan berusaha melakukan pengaturan skor pertandingan.
Isu pengaturan skor memang mencuat beberapa pekan belakangan ini, di kubu Persib Bandung sendiri sempat terjadi kekisruhan saat pelatih Roberto Carlos Mario Gomez menuding empat pemain Persib di ruang ganti saat melawan PSMS Medan.
Nama Fernando Soler juga ikut tercatut dalam kasus tersebut dari sebuah postingan tangkapan gambar percapakan yang ramai dibicarakan di media sosial.
Kubu Persib pada akhirnya bisa menyelesaikan permasalahan itu secara kekeluargaan dan menyatakan bahwa kabar tersebut hanyalah isu belaka yang membuat internal Maung Bandung goyang.
Namun, Soler mengaku pernah berurusan dengan mafia bola yang ingin mengintervensi pertandingan saat ia masih aktif sebagai pemain sepak bola.
''(tapi) Itu bukan dari Indonesia, saya pernah (mengalaminya) tapi di luar negeri dan di luar negeri datang ke sini untuk main-main (match fixing) ya,'' kata Fernando Soler dilansir bolatimes.com dari bobotoh.id.
Soler menegaskan kejadian itu terjadi ketika ia masih aktif sebagai pemain, ia mengklaim saat ini di Persib Bandung tidak ada orang yang melakukan pengaturan skor.
"Mungkin perlu ada orang yang seperti itu cari uang untuk makan dan keluarga. Tapi sekarang bersama Persib tidak ada masalah. itu ada orang main-main di belakang terserah mereka mau seperti apa tapi kami harus percaya tidak ada di Indonesia. Jangan fikir itu,'' tutup Soler.
Saat aktif sebagai pemain, Soler pernah membela beberapa klub Argentina, Costa Rika, dan Korea Selatan, sementara di Indonesia ia pernah membela Persipura Jayapura, Real Mataram, Persebaya Surabay, Persiba Balikpapan, dan akhirnya pensiun di Borneo FC pada 2014.
Terpopuler
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus