Bolatimes.com - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan hubungan Timnas Indonesia dan pelatih asal Spanyol, Luis Milla Aspas tidak berlanjut, asisten pelatih Bima Sakti ditunjuk menjadi pelatih kepala untuk ajang Piala AFF 2018 yang digelar November mendatang.
Luis Milla yang selama ini diklaim PSSI enggan datang ke Indonesia untuk membicarakan negosiasi kontrak baru pasca gagal di Asian Games 2018 akhirnya angkat bicara setelah memilih bungkam meskipun hanya melalui tulisan di media sosial.
Melalui akun instagram pribadinya, mantan pelatih Spanyol U-21 itu pamit secara resmi sebagai pelatih timnas Indonesia, ia menyatakan berat hati untuk melepas Hansamu Yama cs begitu saja.
''Hari ini bukan hari yang mudah bagi saya, karena saya tidak akan melanjutkan sebagai pelatih di Indonesia. Sebuah proyek yang lebih dari satu setengah tahun telah berakhir,'' tulis Luis Milla berpamitan.
Mantan pemain Barcelona dan Real Madrid itu juga menyatakan kekecewaannya terhadap kinerja PSSI yang selama ini dinilai tidak profesional, namun ia tetap yakin sudah melakukan yang terbaik untuk Indonesia.
''Meskipun manajemen yang buruk, pemutusan kontrak yang sepihak dan rendahnya profesionalisme para pemimpin, selama sepuluh bulan terakhir, saya pergi dengan perasaan telah melakukan pekerjaan yang baik,'' ungkap Luis Milla.
''Indonesia akan selalu menjadi kampung halaman saya yang kedua, karena saya menghargai betapa baik negara ini memperlakukan istri saya, asisten saya dan saya sendiri,'' tambahnya.
Terakhir, ia mengucapkan salam perpisahan untuk seluruh jajaran staf pelatih Timnas Indonesia yang sudah membantu dirinya bekerja selama di Indonesia, termasuk asisten Bima Sakti dan penerjemah Bayu Eka Sari Teguh.
''Saya ingin berterima kasih kepada semua staf saya atas dukungan mereka dan semua kerja keras dan profesional yang dilakukan, terutama untuk Bima, Bayu, Dokter Papi, Sr. Enri, Sudir, Armin, Ali, Manu, Ipang, dan Ucci. Senang dapat bekerja dengan anda semua,'' tutup Luis Milla.
Tag
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025