bolatimes.com - Timnas Uni Emirat Arab U-23 tercatat memiliki beberapa kelemahan dan kekuatan yang bisa dipelajari timnas Indonesia U-23 saat berhadapan pada babak 16 besar cabang sepak bola Asian Games 2018 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jumat (24/8/2018) 16:00 WIB.
Salah satu kelemahan timnas Uni Emirat Arab U-23 adalah mereka sering sekali membuang-buang peluang di tiga pertandingan di fase grup C.
Banyak Peluang Minim Ancaman
Tercatat 41 percobaan tembakan telah dilepaskan timnas UEA U-23 ke gawang lawan di grup C, namun hanya lima tembakan yang terarah ke gawang lawan (0 vs Suriah, 4 vs Timor Leste, dan 1 vs Cina U-23).
Namun ini menjadi pekerjaan rumah bagi timnas Indonesia untuk menutup ruang tembak para pemain UEA yang sering melepaskan tembakan meski tak terarah.
Dominasi Pertandingan
Catatan menarik lain terlihat dari statistik penguasaan bola meski UEA hanya satu kali menang dalam tiga pertandingan di grup C. UEA selalu mendominasi permainan dengan selalu unggul penguasaan bola.
Timnas UEA U-23 tercatat menguasai bola dengan catatan 64 persen pengusaan bola saat membantai Timor Leste 4-0. Bahkan mereka juga unggul pengusaan bola saat dikalahkan Iran (54 persen) dan Cina (53 persen).
Strategi permainan pragmatis dengan pertahanan yang ketat untuk mempersempit kesempatan UEA menguasai bola kiranya perlu dimanfaatkan Luis Milla untuk menjaga keseimbangan.
Gol Cepat UEA
Timnas UEA U-23 telah melesatkan 5 gol dan kebobolan 4 gol di fase grup C, Lima gol tersebut lebih banyak tercipta di babak pertama. Empat dari lima gol yang dicetak Uni Emirat Arab U-23 terjadi di babak pertama.
Bahkan dua gol tercipta di 15 menit awal permainan, disaat tim lawan belum panas, mereka mencoba memanfaatkan situasi untuk mendominasi hingga 90 menit akhir.
Catatan UEA berbanding terbalik dengan timnas Indonesia yang justru produktif di 45 menit kedua. Sembilan dari total 11 gol Indonesia tercipta di babak kedua, bahkan empat diantaranya tercipta di 15 menit akhir pertandingan.
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus