Bolatimes.com - Pertandingan semifinal Piala AFF U-16 akan mempertemukan timnas Indonesia U-16 Vs Malaysia U-16 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (9/8/2019) 19:00 WIB. Pertarungan ini akan menjadi panas mengingat rentetan drama di luar lapangan yang terjadi sebelum turnamen dimulai.
Suporter Indonesia baik yang mendukung langsung di Stadion atau yang hanya bisa menonton lewat layar kaca dan sosial media dituntut untuk menjaga situasi untuk menjaga nama baik bangsa.
Terlebih, seluruh permasalahan yang terjadi sebelum turnamen dimulai itu sudah selesai dan bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan antara PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) dan FAM (Football Asociation Malaysia).
Hari ini, keempat tim yang lolos ke babak semifinal sudah melakukan match coordination meeting (MCM), pertemuan ini membahas hal-hal teknis dan arahan dari penyelengara untuk memastikan kedua laga akan berjalan lancar.
Usai pertemuan, timnas Indonesia U-16 yang diwakili Fakhri Husaini bersama dua pemainnya yakni penyerang Amiruddin Bagus dan kapten David Maulana makan siang satu meja bersama dengan pelatih timnas Malaysia U-16, Raja Azlan Shah Raja So’ib didampingi tiga pemainnya Muhammad Amirul Ashrafiq Hanifah, Dinesh Baskaran dan Muhammad Danish Ishak.
Mereka terlihat akrab dan saling bersalaman dan berpelukan ketika bertemu, suasana sesi makan siang pun terasa hangat diselingi obrolan ringan dan canda tawa antar pemain dan pelatih.
Fakhri Husaini sendiri meminta suporter Indonesia harus lebih mengutamakan kreativitas ketimbang teror umpatan kasar yang justru dapat merugikan timnas yang masih belia ini.
"Sepak bola mengajarkan dua nilai luhur kehidupan, yaitu fairplay dan respect. Khusus untuk respect, saya berharap suporter kita yang sudah tampil luar biasa, kreativitasnya diakui oleh dunia, mungkin tidak ada satupun di dunia yang laga U-16 atau U-19 ditonton oleh puluhan ribu suporter yang hadir dilapangan," kata Fakhri
"Tentu ini nilai positif bagi suporter, mereka datang membuat koreografi, ini mengispirasi kami. Nah disisa turnamen ini saya berharap lanjutkanlah apa yang sudah baik dan kreativitas itu, dukunglah kedua tim untuk bermain dengan baik."
Fakhri juga mengimbau para suporter untuk tidak mudah terprovokasi dan saling menjaga nama baik Indonesia sebagai tuan rumah yang menjunjung tinggi sportivitas.
"Dukunglah kami untuk menampilkan pertandingan yang bagus, kemudian respect juga terhadap pemain lawan, wasit dan antar suporter, jangan sampai ulah oknum yang mencoba memprovokasi membuat kita berakibat sanksi dari AFC maupun FIFA, saya berharap sebelum, saat dan sesudah pertandingan ini berjalan lancar," jelas Fakhri mengakhiri.
Jika para pemain yang masih belia ini bisa duduk makan bersama satu meja bersama Malaysia, suporter Indonesia seharusnya bisa lebih dewasa di tribune penonton ataupun di media sosial besok malam.
Berita Terkait
-
Malaysia U-23 Tewas dari Filipina, Suporter Harimau Malaya Marah ke Indonesia
-
Malaysia Klaim Bisa Tembus 100 Besar FIFA, Eh Level ASEAN Keok dari Filipina
-
Publik Indonesia Merayakan Kekalahan Malaysia U-23 di Piala AFF U-23 2025
-
Psywar Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia U-23: Siap Hadapi Ultras Garuda
-
Beda dengan Liga Indonesia, Liga Malaysia Kurangi Slot Pemain Asing
-
Malaysia Ngebet Bisa Naturalisasi Bek Muda West Ham, Siapa Dia?
-
Ranking FIFA: Malaysia Naik Enam Peringkat, Indonesia Masih Unggul Jauh
-
Innalillahi! Eks Kiper Timnas Meninggal Dunia Saat Bertanding di Lapangan
-
Gareth Bale Ingin Beli Klub Milik Milioner Malaysia, Siapkan Dana Rp787 M
-
Sedih! Pemain Naturalisasi Anyar Malaysia Resmi Jadi Pengangguran
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus
-
Hari Ayah Paling Manis: Persija Menang Telak, Souza Kirim Ciuman untuk Putrinya
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Kemenangan Perdana Persib: Hodak Senyum, Semen Padang Tertunduk