Galih Priatmojo
Joko Driyono/Instagram

Bolatimes.com - Harga tiket pertandingan untuk cabor sepakbola baru saja dirilis oleh panitia penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC). Tetapi sebagian masyarakat mengkritik harga tiket tersebut yang dianggap terlampau mahal

INASGOC merilis harga tiket termurah untuk laga cabor sepakbola, yakni Rp 75 ribu. Sementara yang termahal Rp 500 ribu. 

Ini tentu berbeda dari event-event yang melibatkan Timnas Indonesia, di mana biasanya yang termurah Rp 50 ribu, kecuali memang partai-partai besar yang biasanya dibandrol Rp75 ribu. 

Baca Juga:
Cetak Dua Gol ke Gawang Filipina, Bagus Kahfi Sampai Menangis

Terkait hal ini, Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono pun angkat bicara. Joko menegaskan pihak PSSI sama sekali tidak campur tangan terkait harga tiket, lantaran semua sudah diatur oleh pihak panitia, dalam hal ini INASGOC.

"PSSI tidak dalam kapasitas mengelola, itu areanya INASGOC. Kami sama sekali tidak ada usulan dari PSSI. Soal penentuan harga tidak disentuh PSSI," tegas Joko Driyono. 

Pria yang akrab disapa Jokdri pun belum berani menjawab keluhan masyarakat tersebut. Pasalnya, PSSI tidak ada wewenang dalam penentuan harga tiket. 

Baca Juga:
Posisi Pemain Ini Tak Tergantikan, Persib Bandung Minim Kebobolan

"Kalau saya bilang murah nanti dimarahin, bilang mahal juga begitu. Ada pertanyaan lain?" tambah Jokdri kepada awal media sambil tertawa.

Sebagai informasi, Timnas Indonesia U-23 akan tergabung di Grup A pada Asian Games 2018, bersama Taiwan, Hong Kong, Laos, dan Palestina. Skuat asuhan Luis Milla bakal bermain di Stadion Patriot, Bekasi, yang merupakan venue Grup A.

 

Baca Juga:
Kasihan, Tiga Negara Ini Ditolak Pemain untuk Masuk Timnasnya

Tulisan ini sudah dimuat di suara.com

Load More