Bolatimes.com - Pernahkah Anda mendengar nama Jos Luhukay? Nama ini memang terdengar asing bagi pecinta sepakbola.
Sebagai seorang pemain Jos berkarier di era 80 hingga 90-an. Klub yang dibelanya pun tak ada yang memiliki nama besar, mungkin nama RKC Waalwijk yang tidak terlalu asing didengar.
Setelah memutuskan untuk gantung sepatu, Jos kemudian menjadi pelatih. SV Straelen jadi pelatih pertamanya.
Pada 2002, Jos merantau ke Jerman dan menjadi asisten pelatih di FC Koln. Setahun kemudian ia diangkat menjadi caretaker.
Pada musim 2012/15, ia kemudian direkrut untuk melatih salah satu tim kuat Bundesliga, Hertha Berlin dan pada 2016 ia diangkat jadi pelatih VFB Stuttgart.
Setahun menganggur, Jos direkrut oleh salah satu peserta Divisi Champhionship Inggris, Sheffield Wednesday.
Siapa Jos dan apa istimewanya hingga perlu diangkat? Jos ternyata satu dari sekian banyak pelatih dan pemain berdarah Indonesia yang ada di Belanda. Bagi orang Ambon tentu tak asing dengan nama Luhukay.
Dikutip dari mollucastimes.com, Luhukay ialah salah satu marga atau fam yang ada di Maluku, Indonesia.
Karier Jos di Sheffield memang anyar. Ia baru direkrut pada awal musim ini.
Dikutip dari express.co.uk, Jos memiliki kemampuan pelatih yang cukup mumpuni untuk bersaing di kompetisi kasta kedua Liga Inggris. Sayang di musim perdananya ini, Jos belum terlalu bersilau bersama Sheffiled.
Dikutip dari data soccerway.com, Sheffield tercecer di peringkat ke-17.
Pada musim 2017/2018, Sheffield harus kalah telak 1-3 dari Birmingham City. Dari 5 laga terakhir, Jos hanya mampu meraih 2 kali kemenangan, 1 2 kali imbang, dan 1 kali kalah.
Data Transfermarkt menyebut Jos mengakhiri karier sebagai pelatih di klub VVV Venlo. Setelah dari Sheffield, ia sempat berkarier di Jerman bersama St Pauli.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Man City vs Wolves: Krisis Cedera Hantui Laga Pembuka Premier League 2025
-
Statistik Menggila! Inilah Alasan Benjamin Sesko Layak Jadi Mesin Gol Setan Merah
-
Geger di Old Trafford! Suporter Man United Batalkan Demo Besar, Ada Apa?
-
Transfer Rp379 M Guncang Bundesliga! Mimpi Buruk Timnas Indonesia Gabung ke Eintracht Frankfurt
-
Hengkang dari Gladbach, Rekan Kevin Diks Bakal Dilatih Pelatih Keturunan Indonesia
-
Punya Ambisi Kembalikan Kejayaan MU, Ruben Amorim Bilang Begini
-
2 Pemain Incaran Rahasia Manchester United Dibongkar Fabrizio Romano, Siapa Mereka?
-
Cerita Mohammed Kudus Rekrutan Anyar Spurs: Pernah Main dengan Tangan Patah
-
Rekap Bursa Transfer Musim Panas 2025/2026 Klub Premier League
-
Prediksi Superkomputer: Man United Bakal Sial di Pekan Awal Liga Inggris 2025/2026
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang