hitekno.com - Pakar Sepak Bola Malaysia menyoroti permainan Harimau Malaya yang menang 10-0 atas tetangga Indonesia, Papua Nugini.
Malaysia di bawah komando Kim Pan-gon ternyata mampu membuat Papua Nugini tak berkutik. Mereka berhasil menceploskan gawang tetangga Indonesia tersebut 10 gol tanpa balas.
Hal ini memang membuat beberapa suporter bangga. Namun tidak untuk pakar sepak bola Malaysia, Prof Madya Dr Zulakbal Abd Karim.
Ia menyebut kalau kemenangan ini tidaklah menjadi ujian sesungguhnya untuk Malaysia.
"Bagi saya untuk mengukur kemampuan tim yang sebenarnya adalah di Piala Asia di Qatar tahun depan," tulis Hmetro.
"Baru setelah itu kita bisa menilai kembali dan melihat di mana level kita di Asia,” tambahnya
Ia membeberkan kalau Malaysia saat menjalani FIFA Matchday Juni 2023 memang ada peningkatan.
"Ini jelas menunjukkan bahwa para pemain sangat nyaman dengan pendekatan yang dibawa Pan-gon ke tim saat ini."
“Bahkan kemenangan demi kemenangan tidak hanya meningkatkan motivasi para pemain, bahkan meningkatkan peringkat kami." pungkasnya.
Memang dari sisi lawannya, mereka berada di bawah Malaysia dari segi level permainan. Pakar sepak bola Malaysia tersebut ingin melihat Harimau Malaya bisa lebih ganas di Piala Asia 2023 nanti.
Terpopuler
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
Terkini
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Demi Uang Rp1 Triliun, Darwin Nunez Hijrah ke Arab Saudi
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan