Bolatimes.com - Timnas Belgia harus mengakui kekalahan atas Maroko dengan skor 0-2 pada matchday kedua Grup F Piala Dunia 2022, Minggu (27/11/2022) malam WIB. Pelatih Roberto Martinez pun buka suara terakit hasil buruk ini.
Pada laga tersebut, gol Maroko dicetak Abdelhamid Sabiri pada menit ke-73 lewat tendangan bebasnya. Sabiri melepaskan tembakan langsung ke arah tiang dekat gawang yang tak bisa dibendung kiper Belgia, Thibaut Courtois.
Sementara Zakaria Aboukhial memperbesar keunggulan menjadi 2-0 saat laga memasuki injury time. Bahkan Maroko bahkan bisa saja menang telak 3-0 andai satu gol mereka tak dianulir wasit.
Usai pertandingan, pelatih Roberto Martinez menegaskan barisan pertahanan bukanlah alasan kekalahan mengejutkan mereka di Piala Dunia dari Maroko.
"Ini hasil sulit karena gol pertama sangat memengaruhi hasil akhir. Ini situasi bola mati, kami tak bisa menjalankan permainan kami dan ini laga yang perlu kami pahami," kata Martinez seperti dikutip dari Eurosport.
"Cara kami mempertahankan gawang adalah cara kami mempertahankan tendangan bebas selama enam tahun, bukan itu masalahnya. Bola masuk dengan baik, tidak ada hubungannya dengan pengaturan."
Belgia juga berada di bawah performanya saat menghadapi Kanada, namun menang 1-0. Kini harapan mereka untuk lolos 16 besar tergantung hasil di laga terakhir Grup F menghadapi Kroasia.
"Saya pikir kami memiliki momen bagus tetapi kami tidak bisa mendapat peluang yang jelas, kami hanya memiliki beberapa peluang dan jika Anda membiarkan gol itu maka itu akan mengubah permainan secara radikal," kata Martinez.
"Kami perlu memastikan bahwa kami menjadi lebih kuat bersama dan kami akan bersiap untuk pertandingan ketiga," pungkasnya.
Baca Juga
Berita Terkait
-
Eks Gelandang Timnas Belgia Resmi Bergabung ke Bhayangkara FC, Ini Profil Radja Nainggolan
-
Said Chiba, Pelatih Maroko, Minta Maaf Sebelum Bentrok dengan Timnas Indonesia U17
-
Jelang Duel Penting Kontra Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17, Pelatih Maroko Minta Maaf
-
Suphanat Mueanta Gabung OH Leuven, Inilah 4 Pemain ASEAN yang Ramaikan Liga Belgia
-
Jadi Andalan di Pramusim, KMSK Deinze Ungkap Alasan Tak Mainkan Marselino Ferdinan di Liga Belgia
-
Wonderkid Thailand Dikirim ke Luar Negeri, Jadi Rival Baru Sandy Walsh
-
Sebut Timnya Bagus, Marselino Ferdinan Pede KMSK Deinze Bisa Promosi ke Kasta Tertinggi Liga Belgia
-
Pemain Keturunan Liam Oetoehganal Dipromosikan Beerschot VA, akan Jadi Lawan Marselino Ferdinan di Liga Belgia
-
Dua Pemain Lokal yang Gacor hingga Pekan Kelima Liga 1 2023/24, Ada Eks Penyerang Liga Belgia
-
Jadi Penyerang Lokal Tersubur, Eks Striker Liga Belgia dan Australia Ini Dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia?
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang