Bolatimes.com - Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, pantang meremehkan Villarreal pada laga semifinal Liga Champions. Meski bukan unggulan, mereka terbukti mampu menyingkirkan Juventus dan Bayern Munich di fase gugur.
Klopp menegaskan bahwa Liverpool tidak akan membuat kesalahan yang sama ketika kedua tim berhadapan di pertandingan semifinal leg pertama Liga Champions di Anfield, Kamis (28/4/2022) dini hari WIB.
Villarreal telah menjadi tim kejutan dalam kompetisi musim ini setelah mereka menyingkirkan dua klub favorit yaitu Juventus dan Bayern di sistem gugur untuk mencapai semifinal Liga Champions pertama mereka dalam 16 tahun.
"Mungkin ada sedikit keuntungan (untuk Villarreal) di mana Juve atau Bayern mungkin meremehkan mereka, tetapi itu tidak akan terjadi pada kami. Mereka ingin menjadi bagian dari final, tetapi itu sama pentingnya bagi kami," kata Klopp seperti dikutip Reuters.
"Ini spesial. Ini gila - pertandingan besar. Begitu banyak pelatih, pemain bekerja keras sepanjang hidup mereka dan tidak mendekati ini. Kita harus menghargainya dan menikmatinya."
Pelatih asal Jerman itu memuji pelatih Villarreal, Unai Emery dan menyebutnya sebagai "pelatih kelas dunia" karena timnya bisa menghadapi situasi permainan yang berbeda.
"Kami telah menganalisis Villarreal dengan baik. Saya sangat menghormati Unai dan mereka. Saya menonton mereka dengan baik dan wow! Mengesankan. Dia adalah pelatih yang terobsesi dengan detail. Cara yang berbeda untuk menekan dan bereaksi terhadap hasil yang berbeda," tambah Klopp.
Liverpool terakhir tampil di semifinal tiga tahun lalu saat menyingkirkan Barcelona dan Klopp mengatakan bahwa dukungan tuan rumah akan sangat penting bagi para pemain.
“Kami membutuhkan atmosfer yang sama dan penampilan yang hebat. Saya harus berada di puncak permainan saya, begitu juga para pemain, itu bagus. Bila semifinal di kompetisi ini mudah, pasti ada yang salah. Saya tidak sabar menantikannya," katanya.
"Ada saat-saat ketika kami akan menderita dan saya tahu itu. Kami tidak perlu gugup, tetapi kami juga bisa membuat mereka menderita."
Liverpool memiliki kesempatan untuk meraih empat trofi sekaligus musim ini setelah memenangkan Piala Liga dan mencapai final Piala FA, sementara mereka membuntuti pemimpin Liga Premier Inggris Manchester City dengan satu poin dengan lima pertandingan tersisa.
"Ini sangat spesial... bagaimana kami bereaksi terhadap tahun lalu sangat spesial, tetapi perjalanan masih panjang. Saya tahu seberapa cepat sepak bola bisa berubah," tambah Klopp.
[Antara]
Berita Terkait
-
Liverpool Siap Rekrut Marc Guehi: Crystal Palace Terpojok di Bursa Transfer
-
Muda dan Berbakat, Giovanni Leoni Jadi Target Transfer Panas Liverpool
-
Dari Austria ke London, Perjalanan Oliver Glasner Menuju Singgasana Wembley
-
Alexander Isak Membangkang! Newcastle Asingkan Striker Rp3 T Itu Gegara Liverpool
-
Hugo Ekitike Cetak Gol Indah, Tapi Slot Malah Cabut Dia di Menit 71, Ada Apa?
-
Virgil van Dijk Sindir Manajemen Liverpool: Kami Masih Butuh Striker Baru!
-
Arne Slot Tahan Emosi! Ulah Memalukan Fans Palace di Wembley
-
Ryan Gravenberch Absen di Community Shield: Arne Slot Ungkap Alasan Mengejutkan
-
Petaka Barcelona! Hansi Flick Dilarang Dampingi Blaugrana di Liga Champions, Kok Bisa?
-
Hugo Ekitike Siap Ukir Sejarah di Liverpool: Gelar Community Shield Jadi Incaran
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang