bolatimes.com - Berikut ini penjelasan mengenai perbedaan tugas striker dan second striker yang masih banyak disalah artikan oleh penikmat sepak bola.
Sepak bola merupakan olahraga yang mengedepankan taktik dalam permainannya. Tak jarang, banyaknya taktik itu melahirkan beberapa posisi dan formasi.
Formasi demi formasi ini dipadukan dengan taktik baik menyerang dan bertahan, yang membuat sepak bola menjadi permainan yang begitu kompleks.
Ragam taktik yang ada di sepak bola ini melahirkan beberapa posisi yang sebelumnya tak ada, dan kini menjadi awam digunakan.
Sebagai contoh penggunaan False 9, yang sebelumnya jarang digunakan, namun kini diadopsi oleh banyak tim-tim papan atas.
Sebelum era False 9, penikmat sepak bola mengenali posisi Striker atau penyerang, yang kadang menjadi Target Man dalam formasi 4-3-3 dan 4-2-3-1 atau berduet dalam formasi 4-4-2.
Jika berbicara formasi 4-4-2, 3-5-2 atau formasi lainnya yang menggunakan dua striker, maka biasanya sebuah tim akan menggunakan dua penyerang yang punya tugas berbeda, yakni sebagai Striker dan Second Striker.
Meski punya nama yang sama, nyatanya tugas dari striker dan second striker ini terbilang berbeda lho. Lantas, apa perbedaannya?
Perbedaan Striker dan Second Striker
Sebelum membahas perbedaan tugasnya, baik striker dan second striker memiliki perbedaan posisi dalam permainannya.
Baca Juga
Biasanya, Striker lebih condong sebagai Target Man atau lebih dekat ke gawang, sedangkan Second Striker berada di belakangnya.
Sebagai perumpamaan, ada Edin Dzeko dan Lautaro Martinez di Inter Milan. Dzeko bertugas sebagai Striker, sedangkan Martinez menjadi penyokong di belakangnya yakni sebagai Second Striker dalam formasi 3-5-2.
Dalam skema tersebut, Striker akan berfungsi sebagai Goal Getter atau pencetak gol bagi tim. Karenanya, dalam skema ini seorang Striker harus pandai mencari ruang.
Sedangkan Second Striker akan bertanggung jawab sebagai penarik lawan dan juga pencipta peluang bagi Striker. Oleh karenanya di posisi ini, dibutuhkan pemain yang andal menjaga bola dan juga punya visi yang baik.
Kombinasi Dzeko dan Martinez sendiri merupakan contoh nyata, di mana keduanya saling bahu membahu dan menjadi duet mematikan di depan gawang.
Selain Dzeko dan Martinez, ada pula Robert Lewandowski dan Thomas Muller yang berperan sebagai Striker dan Second Striker meski dengan skema 4-2-3-1.
Maka tak mengherankan jika Lewandowski dan Muller mampu merajai daftar pencetak gol dan pencetak assist di Bundesliga Jerman karena peran keduanya yang saling melengkapi.
(Kontributor: Vikal Pamungkas)
Tag
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Demi Uang Rp1 Triliun, Darwin Nunez Hijrah ke Arab Saudi
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan