Bolatimes.com - Kejadian tak biasa menimpa pesepak bola Chancel Mbemba. Pemain FC Porto ini akan dilepas akhir musim ini karena punya 4 tahun kelahiran berbeda.
FC Porto menyatakan bahwa mereka tak ingin memperbarui kontrak sang pemain. Sebab manajemen ragu dengan usia Mbemba.
Merujuk data kelahiran, bek asal Kongo ini berusia 27 tahun. Tapi, Porto mengklaim usianya bisa lebih dari 27 tahun karena berkaca pada perawakan sang pemain.
Per 2013, CNN sudah merilis laporan terkait dokumen Mbemba. Dari dokumen kelahirannya, Mbamba punya 4 angka kelahiran dari rentang 1988 hingga 1994.
Kali pertama Kongo mengeluarkan laporan kelahiran, Mbemba lahir pada 1988. Tapi, angka kelahiran kemudian berubah menjadi 30 November 1991 saat mentas di Piala Afrika 2011.
Nah, saat Mbemba membela dua klub Belgia, dirinya tercatat lahir 8 Agustus 1994. Dan saat dirinya pindah ke Newcastle United, dirinya melakukan tes ulang.
"Saya menjalani tes tulang dan, seperti yang saya dan teman-teman saya ketahui, hasilnya membuktikan berapa usia saya. Saya hanya keluar dan ingin bermain sepakbola, tidak ada informasi yang salah," kata Mbemba kepada Mirror.
"Banyak yang telah dikatakan tentang tanggal dan tahun lahir saya, serta perbedaan usia. Saya membuktikan dengan tepat apa yang sebenarnya. Orang-orang di Afrika tahu, saya dan keluarga saya, teman-teman dan siapa saja yang tahu Chancel Mbemba tahu saya lahir pada 8 Agustus 1994. Itu saja yang penting," dia menjelaskan.
Dengan banyaknya klaim umur Mbemba, FIFA akhirnya turun tangan. Dalam investigasi yang mereka lakukan didapatkan bahwa seorang pengurus di Asosiasi Sepakbola Kongo (FFDRC) mengakui tahun lahir Mbemba diubah menjadi 1991 sebagai syarat untuk Olimpiade 2012 di London.
Akhirnya, FIFA memutuskan bahwa Mbemba memang lahir pada 8 Agustus 1994 di Kinshasa, Kongo.
Berita Terkait
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Sepak Bola Kongo Dirusak Elit Politik demi Popularitas, Indonesia Bakal Menyusul?
-
Hasil Babak 16 Besar Liga Champions: Inter Milan Bungkam FC Porto, Man City Diimbangi RB Leipzig
-
Profil Fabio Vieira, Amunisi Baru Arsenal yang Punya Statistik Mentereng
-
Profil Luis Diaz, Pemain Termahal Kelima Liverpool Diboyong dari FC Porto
-
Kisah Keberhasilan Iran Jadi Tim Asia Pertama yang Lolos Piala Dunia 2022
-
Porto Pakai Jasa Dukun Demi Bisa Juara Liga Protugal Musim Ini
-
Jadwal Liga Champions Malam Ini: Ada Big Match AC Milan Vs Liverpool
-
Palsukan Kematian demi Uang, Eks Bek Schalke Terancam 10 Tahun Penjara
-
Kisah Tragis Mario Jardel, Kariernya Hancur Setelah Dicerai Istri
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang