Bolatimes.com - Marcelo Bielsa akhirnya mengalami kekalahan terbesar sepanjang kariernya sebagai pelatih. Adalah Pep Guardiola yang membuat pelatih asal Argentina itu kalah telak.
Pep Guardiola dan Marcelo Bielsa kembali bertemu saat Manchester City menjamu Leeds United dalam laga pekan ke-17 Liga Inggris, Rabu (15/12/2021) dini hari WIB.
Manchester City sungguh perkasa dalam laga ini di mana pasukan Marcelo Bielsa dihancurkan tujuh gol tanpa balas.
Kevin De Bruyne menyumbangkan dua dari tujuh gol kemenangan City di laga kali ini, sementara Phil Foden, Jack Grealish, Riyad Mahrez, John Stones dan Nathan Ake masing-masing mencetak satu gol.
Menyadur dari data Opta, ini merupakan kekalahan terbesar yang pernah diderita Marcelo Bielsa dalam 568 laga sebagai pelatih.
Sementara bagi Leeds United, ini merupakan kekalahan terbesar ketiga yang pernah di derita mereka sepanjang mengikuti Liga Inggris.
Sebelum hancur lebur di Etihad, Leeds pernah kalah 1-8 dari Stoke City pada Agustus 1934, dan kandas 0-7 dari West Ham United pada November 1966.
Pep Guardiola sangat senang dengan performa City saat mengalahkan Leeds United. Kevin De Bruyne dan kawan-kawan dinilainya tampil sangat baik.
“Kami kehilangan lima poin melawan Leeds musim lalu dengan pemain yang sama dengan yang kami miliki hari ini kecuali Jack (Grealish)," tutur Guardiola dikutip dari laman resmi Man City.
“Kami memulai dengan ritme yang baik dan bek tengah kami melakukan build-up yang bagus. Kami sabar dengan bola dan kualitas pemain melakukan sisanya."
Di sisi lain, Marcelo Bielsa tak bisa menyembunyikan kekecewaan. Dia menekankan bahwa kekalahan besar ini merupakan salah dirinya dan tim, alih-alih performa fenomenal Man City.
“Bukan karena City bermain sangat baik, itu lebih terlihat betapa buruknya kami bermain,” kata Bielsa dikutip dari BBC.
"City bermain seperti ini sepanjang waktu, atau serupa dengan itu."
Kemenangan ini memantapkan posisi City di puncak klasemen, di mana sang juara bertahan mengoleksi 41 poin menciptakan jarak empat poin atas Liverpool yang baru main dua hari berselang.
Sedangkan Leeds United, yang menelan dua kekalahan beruntun dalam rentetan tiga laga tanpa menang, melorot ke urutan ke-16 dengan 16 poin.
(Arief Apriadi)
Berita Terkait
-
Grimsby Town Tantang Manchester United, Mimpi atau Bencana?
-
Leeds United Perkuat Lini Depan, Calvert-Lewin Segera Jalani Tes Medis
-
Man City vs Wolves: Krisis Cedera Hantui Laga Pembuka Premier League 2025
-
Blunder Memalukan Manchester City: Nama Tijjani Reijnders Typo di Jersey
-
Rp1,1 Triliun Jadi Taruhan, Everton Yakin Jack Grealish Bisa Bersinar Lagi?
-
Pep Guardiola Ngidam Rodrygo, City Siap Rogoh Rp1,7 Triliun
-
Kevin De Bruyne Ungkap Beda Conte atau Pep Guardiola, Siapa Lebih Baik?
-
Manchester City Pagari Rodri hingga 2029 dari Kejaran Real Madrid
-
Ederson Bakal Tinggalkan Etihad, Man City Siapkan Mahar Rp830 M Demi Sang Pengganti
-
Napoli Tikung Leeds United! Milinkovic-Savic Semakin Dekat ke Juara Serie A
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang