hitekno.com - Masalah non-teknis kembali menjadi sorotan di Piala AFF 2020. Salah satu gelandang Thailand, Jonathan Khamdee, dikabarkan mengalami keracunan akibat memakan makanan yang disediakan Singapura selaku tuan rumah.
Seperti diketahui bahwa gelaran Piala AFF 2020 dilakukan dengan sistem bubble untuk menghindari penyebaran virus corona.
Oleh karena itu Singapura yang ditunjuk sebagai tuan rumah gelaran tahun ini bertanggung jawab dengan segala kebutuhan dan keperluan para peserta selama menjalani turnamen.
Akan tetapi, para peserta Piala AFF 2020 memprotes pelayanan Singapura sebagai tuan rumah. Vietnam dan Thailand menjadi tim yang pertama kali memprotes makanan yang disediakan lewat media.
Jonathan Khemdee dikabarkan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan sebelum laga melawan Myanmar, Sabtu (11/12/2021), dia diduga mengalami kercunan makanan.
Jonathan memang hanya dirawat satu hari dan bisa kembali ke tim, tapi sayangnya Jonathan tak bisa melanjutkan kiprahnya bersama Timnas Thailand di Piala AFF 2020.
Dikabarkan oleh The Thao 247, Jonathan kembali ke Denmark untuk bergabung dengan klubnya, Odense Boldklub, yang disebut-sebut merupakan saran dari pelatih Thailand, Alexandre Polking.
Disebutkan oleh Polking, Jonathan besar kemungkinan tidak cocok dengan makanan Asia yang disediakan panitia di Hotel.
Polking mengaku sebelumnya sudah meminta request khusus agar pemain-pemain tertentu seperti Jonathan diberikan makanan yang sesuai dengan kebiasaan mereka.
Atas kondisi ini, Thailand dikabarkan kekurangan stok gelandang tengah karena kini tinggal menyisakan 4 pemain yaitu Manuel Tombiah, Elias Dolo, Pawee Tantatemi, dan Krisda Kaman.
Di lain sisi, Vietnam melalui pelatih mereka, Park Hang-seo, mengeluhkan tidak adanya menu makanan berbahan daging babi untuk para pemain Vietnam.
Tak hanya itu, tim Malaysia pun dikabarkan mengancam mundur dari Piala AFF 2020. Hal ini berkaitan dengan kasus COVID-19 yang menimpa skuat 'Harimau Malaya'.
Dikabarkan hingga Sabtu (11/12), ada 4 pemain Malaysia yang teridentifikasi positif COVID-19. Disebutkan bahwa Malaysia saat ini sedang mengajukan permohonan penambahan pemain.
Terpopuler
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
Terkini
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Demi Uang Rp1 Triliun, Darwin Nunez Hijrah ke Arab Saudi
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan