Bolatimes.com - Leonardo Bonucci, mengungkapkan Cristiano Ronaldo membawa satu dampak buruk ketika masih berseragam Juventus.
Cristiano Ronaldo didatangkan Juventus dari Real Madrid pada 2018 lalu. Tujuan Si Nyonya Tua merekrut kapten Timnas Portugal ini demi meraih ambisinya untuk mengangkat trofi Liga Champions.
Sayang kehadiran Ronaldo di Juventus tidak mampu berbicara banyak. Buktinya, Juventus tetap gagal meraih trofi Liga Champions, meski telah mendatangkan salah satu pemain terbaik du dunia.
Kendati demikian, Ronaldo masih terbilang sukses karena membantu tim meraih dua Scudetto, juara Coppa Italia, dan Piala Super Italia.
Akan tetapi, kebersamaan Juventus dan Ronaldo terbilang antiklimaks karena mereka masih nihil trofi Liga Champions. Ronaldo pun memilih hengkang ke klub yang membesarkan namanya, Manchester United.
Setelah kepindahan Ronaldo ke Manchester United, Bonucci kemudian mengatakan bahwa pemain berusia 36 tahun itu punya satu dampak negatif bagi skuat Juventus.
"Ini masalahnya. Gagasan bahwa satu pemain, bahkan yang terbaik di dunia, bisa menjamin kemenangan Juventus," ucap Bonucci kepada The Athletic pada Rabu (29/9/2021).
"Kehadiran Cristiano punya pengaruh besar bagi kai. Berlatih dengannya saja sudah memberi kami sesuatu yang ekstra. Namun, secara tidak sadar para pemain mulai berpikir bahwa kehadirannya (Ronaldo) saja sudah cukup untuk meraih kemenangan," imbuhnya.
Bonucci pun percaya bahwa terlepas dari rekor hebat yang sudah dicatatkan Ronaldo, pemain berpaspor Portugal itu masih membutuhkan tim begitupun sebaliknya.
"Mungkin dianggap biasa jika kami memberi bola kepada Ronaldo, dia akan memenangkan laga untuk kami. Tapi Cristiano butuh rekan setim sebanyak kami membutuhkannya juga. Harus ada pertukaran karena tim yang mengangkat individu, bahkan jika pemain itu adalah yang terbaik di planet ini," tegasnya.
Sementara itu, selama tiga musim berkarier dengan Juventus, Ronaldo sudah tampil dalam 134 pertandingan di lintas ajang dengan mencetak 101 gol.
Berita Terkait
-
Grimsby Town Tantang Manchester United, Mimpi atau Bencana?
-
Marcus Rashford Bongkar Kekacauan MU: Tidak Ada Rencana Jangka Panjang
-
Tudor Murka! Bela Mati-Matian Vlahovic dari Ejekan Suporter Juventus
-
Harry Maguire Blak-blakan: Semua Benci Manchester United!
-
Alejandro Garnacho Ancam Manchester United: Lepas ke Chelsea atau Saya Magabut
-
Statistik Menggila! Inilah Alasan Benjamin Sesko Layak Jadi Mesin Gol Setan Merah
-
Gila-Gilaan! MU Mau Datangkan Duo Bintang Premier League dan PSG Sekaligus
-
Geger di Old Trafford! Suporter Man United Batalkan Demo Besar, Ada Apa?
-
Pesona Anita Vidovic, Pendamping Setia Striker Baru Manchester United Benjamin Sesko
-
Kata Benjamin Sesko Pasca Pindah ke Manchester United dengan Mahar Rp1,6 T
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang