Bolatimes.com - Bagi pecinta sepak bola Italia, tentu nama Adrian Mutu sudah tak asing lagi. Legenda Inter Milan ini ternyata sempat ditertawakan rekan setimnya karena tak punya mobil Ferrari.
Momen unik itu terjadi ketika Adrian Mutu baru saja bergabung di Inter Milan. Saat datang ke sesi latihan, Vieri melontarkan candaan kepada dirinya yang tak memakai mobil Ferrari.
Ketika itu, Mutu direkrut oleh I Nerazzurri pada awal musim 1999-2000 ketika usianya baru menginjak 20 tahun.
Dia ditransfer dari Dinamo Bucharest. Saat itu, Inter Milan tertarik dengan potensi besar yang dimiliki oleh pemain berkebangsaan Rumania tersebut.
Pada masa-masa awalnya bermain bersama Inter, Mutu sempat mendapat perlakuan jahil dari Vieri yang saat itu berstatus sebagai pemain bintang.
Sebab, Mutu datang ke sesi latihan menggunakan mobil biasa. Sementara Vieri datang menggunakan mobil sport yang populer, yakni Ferrari.
“Beberapa waktu setelah saya tiba di Inter, mereka memberi saya sebuah mobil. Suatu waktu, saya melintasi jalan tol dan saya mendengar Vieri datang dari belakang,” ujar Mutu, seperti dilansir dari Football Italia.
“Saat itu, dia (Vieri) naik Ferrari. Dia melihat saya, sempat tertawa, lalu melesat lagi. Saya pun baru tiba di lokasi latihan 15 menit kemudian,” katanya.
“Namun, saat saya hendak memarkir mobil, tiba-tiba Vieri mengatakan kepada saya bahwa saya hanya bisa memarkir Ferrari atau Lamborghini di sana,” ia menambahkan.
Setelah peristiwa yang cukup menjengkelkan tersebut, Mutu langsung berambisi untuk membeli mobil Ferrari agar tak lagi dibully oleh Vieri.
Sebab, sebagai pemain muda, tentu Mutu sangat terbakar ketika berurusan dengan pembuktian-pembuktian.
“Saya lalu harus pergi ke tempat parkir ketiga dan berjalan kaki dari sana. Ketika saya pulang, saya langsung menelepon agen saya,” ujarnya.
“Saya menanyakan gaji pertama, karena saat itu mereka hanya mau Ferrari atau Lamborghini di sana,” ia menambahkan.
Karier Adrian Mutu bersama Inter Milan memang tak berlangsung lama. Sebab, dia hanya memperkuat tim Biru-Hitam selama semusim.
Sebab, saat itu memang terhitung sangat muda di skuad Inter Milan yang bertabur pemain-pemain bintang.
Pemain yang berposisi sebagai penyerang ini harus bersaing dengan sederet nama terkenal seperti Ronaldo, Christian Vieri, Ivan Zamorano, hingga Alvaro Recoba.
Itulah sebabnya, selama satu musim bermain dengan Inter, Mutu hanya mampu mencatatkan 14 penampilan di seluruh ajang. Dari penampilannya itu, ia membukukan empat gol.
Pada awal musim 2000-2001, Inter Milan melepas Mutu ke klub Liga Italia lainnya, yakni Verona.
Berita Terkait
-
Atalanta Tak Juga Lepas ke Inter, Ademola Lookman Main Keras
-
Ademola Lookman Membelot: Inter Milan di Persimpangan Transfer Rp870 Miliar
-
Ademola Lookman Berontak di Atalanta: Drama Transfer ke Inter Milan Memanas
-
Rp787 M Ditolak! Inter Masih Kejar Lookman, Atalanta Ngotot di Rp955 M
-
Christian Vieri: Inter Tim Terkuat Apalagi Jika Rekrut Ademola Lookman
-
Cristian Chivu Gelar Pertemuan dengan Presiden Inter, Bahas Kepergian Calhanoglu?
-
Rasmus Hojlund di Persimpangan Jalan: Bertahan di MU atau Terima Inter?
-
Hakan Calhanoglu Cuma Dihargai Rp300 M, Inter Tolak Tawaran Galatasaray
-
Kondisi Ruang Ganti Inter Memanas, Denzel Dumfries Pilih Hengkang?
-
Ogah Pihak Salah Satu, Fabio Capello Semprot Lautaro Martinez dan Calhanoglu
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang