Bolatimes.com - Timnas Argentina berhasil membawa trofi juara Copa America 2021 setelah berhasil menumbangkan Timnas Brasil pada partai Final Copa America 2021 di Stadion Maracana, Rio de Jainero pada Sabtu (10/7/2021) waktu setempat. Lionel Messi didaulat sebagai pemain terbaik dan top skorer Copa America 2021.
Gol tunggal yang diciptakan Angel Di Maria pada babak pertama berhasil membawa Argentina mengalahkan Brasil 1-0 dan membuat tim Tango menjadi juara Copa America untuk kali pertama sejak 1993. Dibalik kemenangan Lionel Messi dan para kawan-kawannya membela Argentina di Copa America 2021, ada catatan unik yang telah diukir oleh pemain 34 tahun tersebut.
Tanggal 10 Juli akan dikenang sebagai hari kemenangan Lionel Messi dan juga rivalnya Cristiano Ronaldo. Sebab keduanya sama-sama pernah meraih gelar internasional bersama negaranya di tanggal 10 Juli.
Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo selalu dikenal sebagai pesepak bola terbaik sepanjang masa yang telah mencatatkan banyak trofi bersama klubnya. Namun keduanya dinilai kurang dapat membawa negaranya yang tampil dalam laga internasional untuk memenangkan gelar.
Dalam level klub, keduanya telah banyak memenangkan banyak trofi namun pada level timnas, keduanya sama sekali belum pernah bisa memberikan gelar juara Piala Dunia.
Cristiano Ronaldo hanya dapat memberikan gelar Piala Eropa 2016 sedangkan Lionel Messi hanya memberikan gelar Copa America 2021 yang menjadi gelar pertamanya di level timnas.
Namun fakta menariknya adalah Cristiano Ronaldo maupun Lionel Messi sama-sama memberikan gelar pertamanya di negaranya pada tanggal yang sama yakni tanggal 10 Juli.
Cristiano Ronaldo berhasil membawa Portugal untuk mengangkat trofi Piala Eropa 2016 setelah mengalahkan Prancis dengan skor 1-0. Disamping itu, Lionel Messi berhasil membawa Argentina untuk mengangkat trofi Copa America 2021 setelah mengalahkan Brasil dengan skor 1-0.
Rivalitas Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi akan masih terus berjalan. Meski umur keduanya sudah tidak muda lagi, keduanya akan tetap mencoba untuk berkontribusi untuk memberikan trofi kepada negaranya pada ajang Piala Dunia 2022 yang akan menjadi laga Piala Dunia penutup sebelum gantung sepatu.
Berita Terkait
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Bangun Pusat Latihan, Man United Habiskan Duit Setara 66,6 Juta Bungkus Nasi Padang
-
Liburan Mewah Georgina Rodriguez: Pamer Bikini Seksi dan Cincin Berlian
-
Media Spanyol Ungkap Rencana Barcelona Bawa Lionel Messi ke Nou Camp
-
Liburan Bek Atletico Madrid Berujung Petaka: Jadi Korban Perampokan Bersenjata
-
Diego Simeone Tak Ikhlas Rodrigo De Paul Gabung dengan Messi di Inter Miami
-
Reuni Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo di Arab! La Pulga Didekati Al Ahli
-
Parah! Absen di Pemakaman Diogo Jota, Cristiano Ronaldo Leha-leha di Kapal Pesiar
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang