Bolatimes.com - Pesepak bola profesional sering kali terlihat menggunakan berbagai macam aksesoris di tubuhnya saat bertanding. Rupanya tidak sedikit pesepak bola tersebut terlihat menggunakan aksesoris karena kebutuhannya.
Aksesoris yang digunakan oleh para pesepak bola tentunya diperbolehkan digunakan saat berlaga sesuai dengan peraturan FIFA. Lantas apa saja aksesoris yang paling ikonik sepanjang sejarah sepak bola yang digunakan para pemain saat berlaga? Simak ulasannya berikut ini.
1. Face Mask
Aksesoris ikonik sepak bola yang pertama adalah topeng atau yang sering disebut face mask. Face mask ini telah diizinkan digunakan saat para pesepak bola sedang berlaga. Benda ini digunakan untuk melindungi tulang hidung dan pipi dari benturan. Pemain yang menggunakan face mask ini biasanya pemain yang baru saja mengalami cedera pada wajah.
2. Headgear
Helm pelindung kepala atau headgear menjadi ciri khas mantan penjaga gawang Chelsea, Petr Cech di setiap pertandingan. Headger ini sering digunakan oleh para pemain yang pernah mengalami cedera atau benturan pada kepala.
3. Snoods
Snoods atau syal digunakan oleh para pesepak bola untuk melindungi tubuh bagian leher dari cuaca dingin. Benda ini pernah digunakan oleh mantan penyernag Manchester City, Carlos Tevez saat berada di lapangan. Namun saat ini snoods sudah dilarang digunakan pada setiap pertandingan.
4. Gloves
Gloves atau sarung tangan tak hanya digunakan oleh kiper namun digunakan oleh para pemain dengan posisi lain untuk melindungi tubuh dari cuaca dingin. Namun sarung tangan yang digunakan kiper dengan pemain lainnya memiliki perbedaan dalam segi fungsinya.
5. Headband
Headband atau ikat kepala sering digunakan oleh para pesepak bola terutama yang memiliki rambut panjang. Gelandang Real Madrid, Luka Modric sering kali tampil dengan menggunakan headband untuk menjaga rabutnya tetap rapi saat di lapangan.
Berita Terkait
-
Jadi Pengganti Pemain Keturunan Indonesia, Luka Modric Semringah Gabung ke AC Milan
-
Wajah Baru Lini Tengah AC Milan: Luka Modric, Samuele Ricci dan Ardon Jashari
-
Resmi! Luka Modric Gabung AC Milan: Maestro Balkan Berlabuh di San Siro
-
Kisah Carlos Tevez Jadi Pelatih, Blak-blakan Sebut Pemainnya Tak Tahu Cara Berhitung
-
4 Pemain Tertua yang Menangkan Ballon dOr Pertama Kali, Teranyar Karim Benzema
-
Hasil UEFA Nations League: Dramatis, Kroasia Melaju ke Final usai Taklukkan Belanda 4-2
-
Hasil Voting, Luka Modric Terpilih Jadi Nama Komplek Latihan Dinamo Zagreb
-
Rumor Transfer Liga Top Eropa: Luka Modric Susul Ronaldo Main di Arab Saudi?
-
4 Pesepak Bola yang Banting Setir ke Olahraga Lain seusai Gantung Sepatu
-
Daftar Peringkat 3 Sepanjang Sejarah Piala Dunia, Terkini Kroasia di Edisi 2022
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang