Bolatimes.com - Fase grup Euro 2020 sudah rampung, total dari 32 tim yang berlaga ada 16 tim yang berhasil melaju ke babak selanjutnya. Ada beberapa fakta menarik yang tersaji sepanjang babak penyisihan kompetisi antarnegara Benua Biru tersebut.
Salah satunya adalah jumlah pelanggaran yang dilakukan sepanjang fase penyisihan grup. Tercatat ada total 806 pelanggaran terjadi dari 36 pertandingan. Dari jumlah foul itu, wasit mengeluarkan 98 kartu.
Lantas, tim mana saja yang punya total kartu kuning terbanyak sepanjang pertandingan fase grup Euro 2020? Berikut daftarnya.
1. Wales
Gareth Bale dan kolega memang berhasil mengunci satu tiket ke babak 16 besar Euro 2020, Wales juga tercatat sebagai tim dengan tindakan indisipliner paling sedikit. Tim berjuluk The Dragon tersebut total melakukan 26 pelanggaran.
Namun, dari jumlah itu Wales menerima 6 kartu kuning. Salah satunya bahkan berujung kartu merah yang didapatkan oleh Ethan Ampadu di laga Wales melawan Italia.
2. Hungaria
Hungaria memang mampu menahan imbang raksasa Eropa, Jerman, di laga terakhir Grup F. Namun, mereka harus mengubur mimpi mentas di fase gugur karena cuma menjadi juru kunci. Selain itu Hungaria punya catatan minor dengan mengoleksi 6 kartu kuning dan ada di daftar lima besar tim yang paling banyak melakukan pelanggaran dengan 37 kali.
3. Slovakia
Slovakia juga punya jumlah kartu kuning yang sama dengan Hungaria, tim arahan Stefan Tarkovic itu pun kudu terhenti di fase grup usai menempati posisi ketiga Grup E.
4. Turki
Penampilan Turki mengecewakan di Euro 2020, dianggap bakal jadi kuda hitam, mereka justru tak bisa bicara lantang. Tim besutan Senol Gunes ini cuma jadi juri kunci Grup A tanpa mengoleksi satupun poin dan hanya mencetak 1 gol. Makin buruk catatan Turki karena menjadi tim paling banyak melakukan pelanggaran di fase grup dengan 48 kali. Dari jumlah itu, Hakan Calhanoglu dan kolega diberi 7 kartu oleh wasit.
Makedonia Utara meninggalkan ajang Euro 2020 dengan catatan sebagai tim yang mendapat 8 kartu kuning dari 33 pelanggaran yang dilakukan. Makedonia Utara sendiri menjadi juru kunci di Grup C setelah menelan 3 kekalahan.
6. Polandia
Robert Lewandowski dan kolega menyelesaikan perjalanan di kompetisi ini dengan status sebagai tim paling banyak mengoleksi kartu, yaitu 8 kartu kuning dan 1 kartu merah yang didapatkan Grzegorz Krychowiak. Polandia juga ada di posisi kedua tim paling banyak melanggar dengan 46 pelanggaran.
Tag
Berita Terkait
-
Breaking News! Bus Timnas Putri Alami Kecelakaan, Begini Kondisi Pemain
-
Milioner Arab Saudi Siap Akuisisi Klub Championship: Bakal Jadi Newcastle Jilid II
-
Pemusatan Latihan di Turki Jelang Piala Asia 2023 Usai, Menuju Qatar Marc Klok Unggah Kutipan Michael Jordan
-
Bukti Semua Pemain Naturalisasi Masih Absen TC di Turki, Siapa Garansi?
-
Pakai Anggaran Besar, Dua Hari di Turki Timnas Indonesia Sudah Bisa Apa?
-
Intip 5 Pemain Timnas Indonesia Senior yang Belum Ikut TC di Turki Bareng Shin Tae-yong di Hari Kedua
-
Update Timnas Dari di Turki, Hari kedua TC Intensitas dan Porsi Latihan Meningkat
-
28 Pemain Timnas Indonesia Berangkat TC ke Turki, Shin Tae-yong Janji Beri Kejutan di Piala Asia 2023
-
Tiga Pemain Persib Terbang ke Turki usai Hadapi Bali United
-
Shin Tae Yong Akan Bawa 50 Pemain Timnas Indonesia TC ke Turki Jelang Piala Asia 2023, Siapa Saja?
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang