hitekno.com - Raksasa Italia, Juventus akhirnya sukses merengkuh gelar juara Serie A musim 2018/2019. Hebatnya, Ini merupakan scudetto kedelapan Bianconeri secara beruntun.
Kepastian juara Juventus didapat setelah mereka mengalahkan tamunya, Fiorentina 2-1 pada laga giornata ke-33 di Allianz Stadium, Minggu (21/4/2019) dini hari WIB.
Raihan 87 poin dari 33 laga Juventus sudah tak mungkin lagi bisa dikejar tim yang kini menghuni peringkat kedua klasemen, Napoli.
Ya, kesuksesan Juventus merengkuh gelar juara ini pun mencatat rekor individual yang impresif bagi sang megabintang, Cristiano Ronaldo. Sebuah rekor elite berhasil diukir penyerang berusia 34 tahun itu.
Ronaldo menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mampu menjadi juara pada tiga kompetisi elite Eropa, yaitu Liga Primer Inggris, La Liga Spanyol, dan Serie A Italia.
Itu semua dicapai pemain internasional Portugal itu bersama tiga tim berbeda yang berujung raihan enam gelar liga domestik.
Pertama, dengan Manchester United yang di bawa Ronaldo secara beruntun menjuarai Liga Primer Inggris musim 2006/2007, 2007/2008 dan 2008/2009.
Ronaldo kemudian hijrah ke Real Madrid pada musim panas 2009. Sempat menunggu cukup lama, pemain jebolan akademi Sporting Lisbon itu akhirnya mengangkat trofi La Liga Spanyol bersama El Real pada musim 2011/2012 serta 2016/2017.
Dan pada musim panas 2018 lalu, Ronaldo melanjutkan karier gemilangnya di sepakbola bersama Juventus. Meski usianya praktis sudah tak muda lagi, yakni 34 tahun.
Yang menarik, Ronaldo mengikuti jejak kompatriot sekaligus mantan mentornya di Real Madrid, Jose Mourinho. Mourinho adalah satu-satunya pelatih yang mampu meraih gelar juara liga domestik di Inggris, Italia, dan Spanyol.
Ya, Ronaldo adalah satu-satunya pemain yang mampu melakukan hal ini. Sementara untuk kategori pelatih, Mourinho lah orangnya.
Kini patut ditunggu, apakah bersama Juventus ke depannya Ronaldo mampu meraih treble, yakni juara Liga Champions, Coppa Italia, dan Serie A Italia dalam semusim? Seperti yang dilakukan Mourinho bersama Inter Milan pada musim 2009/2010 silam. Patut ditunggu kiprahnya.
Terpopuler
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
Terkini
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert