Bolatimes.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memiliki penilaian tersendiri terkait tiga tim terbaik di dunia saat ini. Mereka adalah Barcelona, Bayern Munich, dan Juventus.
Pilihan Pep Guardiola itu tentu bukan sembarangan. Ia memilih tiga klub tersebut sebagai tim terbaik karena memang sudah teruji tampil konsisten selama 10 tahun terakhir.
Salah satu bukti kekuatan ketiga klub itu adalah keberhasilan memenangkan gelar di kompetisi negaranya masing-masing dengan jangka waktu yang cukup lama. Baik Barcelona, Bayern Munchen, dan Juventus sudah enam kali menjuarai kompetisi domestik dalam 10 tahun terakhir.
"Saya sudah berkali-kali mengatakan soal tim terbaik dalam satu dekade terakhir ini. Mereka adalah Juventus, Bayern Munchen, dan Barcelona. Ini adalah tiga tim terbaik di Eropa. Mengapa? Karena setiap musim mereka memenangkan liga, setiap musim mereka memenangkan piala, setiap musim mereka ada di sana. Karena mereka yang terbaik," kata Guardiola seperti dikutip dari Goal, Senin (28/1/2019).
"Ketika saya mengatakan Bayern Munchen, Juventus, dan Barcelona sebagai yang terbaik, itu bukan karena apa yang terjadi sebelumnya, tetapi saat ini. Mereka bisa terus melaju. Itu hal yang paling sulit. Menangkan satu gelar, dua gelar, itu bisa terjadi. Tapi konsistensi itu, setiap tiga hari selama 11 bulan, selama 10 tahun, itulah yang paling saya hormati dan kagumi," tuturnya menambahkan.
Pep Guardiola sendiri adalah sosok yang masuk dalam sejarah prestasi Barcelona dan Bayern Munchen dalam satu dekade terakhir. Pasalnya, dirinya pernah menakhodai dua klub tersebut. Hasilnya dua trofi La Liga dipersembahkan untuk Blaugrana dan tiga juara Bundesliga diberikan untuk Bayern Munchen.
Berita Terkait
-
Marcus Rashford Bongkar Kekacauan MU: Tidak Ada Rencana Jangka Panjang
-
Inigo Martinez Pilih Uang Besar daripada Treble Bersama Barcelona
-
Tudor Murka! Bela Mati-Matian Vlahovic dari Ejekan Suporter Juventus
-
Lamine Yamal Diklaim Calon Ballon dOr, Lewandowski: Kalau Bukan Tahun Ini, Tahun Depan
-
Real Madrid vs Javier Tebas: Perang Besar Soal Laga Barcelona di Miami
-
Man City vs Wolves: Krisis Cedera Hantui Laga Pembuka Premier League 2025
-
Blunder Memalukan Manchester City: Nama Tijjani Reijnders Typo di Jersey
-
Rp1,1 Triliun Jadi Taruhan, Everton Yakin Jack Grealish Bisa Bersinar Lagi?
-
Pep Guardiola Ngidam Rodrygo, City Siap Rogoh Rp1,7 Triliun
-
Lamine Yamal Kembali Tersandung Skandal! Diduga Bercumbu dengan Nicki Nicole
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang