Bolatimes.com - Juara Liga Primer musim lalu, Manchester City saat ini tengah dilanda masalah serius. The Citizens terancam mendapat hukuman larangan bermain di ajang Liga Champions karena kasus Financial Fair Play (FFP).
Saat ini baik dari UEFA dan Liga Primer tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan adanya manipulasi FFP. Penyelidikan tersebut dilakukan setelah media asal Jerman, Der Spiegel membocorkan email dari sponsor Manchester City, yakni Etihad Airways.
Berdasarkan Express, laporan tersebut menyebutkan bahwa pendapatan dari sponsor yang berjumlah 59,5 juta poundsterling atau sekitar Rp 1,07 triliun bukan murni dari sponsor, melainkan ada tambahan uang pribadi dari pemilik Abu Dhabi United Group sekaligus pemilik Mancheser City, Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan.
Sementara, tindakan manipulasi pendapatan sponsor ini termasuk melanggar aturan dari FFP. Lebih lanjut dari laporan tersebut pun mengatakan bahwa jika Manchester City terbukti melakukan pelanggaran FFP, City akan dihadapkan dengan masalah serius, yakni larangan bermain di Liga Champions.
''Jika benar apa yang telah ditulis, mungkin ada masalah serius. Ini bisa mengarah pada hukuman terberat, yakni dikeluarkan dari kompetisi UEFA,'' tutur Kepala Investigasi Badan Kontrol Keuangan Klub UEFA, Yves Leterme dikutip dari Express.
''Jika informasinya benar, ini mungkin bertentangan dengan pelaporan yang jujur. Aturan Financial Fair Play didasarkan pada sistem deklarasi, tiga bulan setelah klub menutup akun mereka, mereka harus menyetor angkanya. Lalu kita melakukan pengecekan acak pada kebenaran angka-angka itu. Rekening diperiksa dan disetujui secara internal dan eksternal,'' lanjutnya menambahkan.
Sebelumnya pada bulan Desember lalu, Presiden UEFA, Aleksander Ceferin mengklaim adanya kasus nyata yang menyangkut Manchester City. Saat ini pun pihaknya tengah mengatasi kasus itu dan sebentar lagi akan mendapat jawaban tentang kasus tersebut.
''Kami sedang menilai situasinya. Kami memiliki badan independen yang mengatasinya. Sebentar lagi kami akan mendapat jawaban tentang apa yang akan terjadi dalam kasus konkret ini," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Man City vs Wolves: Krisis Cedera Hantui Laga Pembuka Premier League 2025
-
Blunder Memalukan Manchester City: Nama Tijjani Reijnders Typo di Jersey
-
Rp1,1 Triliun Jadi Taruhan, Everton Yakin Jack Grealish Bisa Bersinar Lagi?
-
Pep Guardiola Ngidam Rodrygo, City Siap Rogoh Rp1,7 Triliun
-
Petaka Barcelona! Hansi Flick Dilarang Dampingi Blaugrana di Liga Champions, Kok Bisa?
-
Manchester City Pagari Rodri hingga 2029 dari Kejaran Real Madrid
-
Ederson Bakal Tinggalkan Etihad, Man City Siapkan Mahar Rp830 M Demi Sang Pengganti
-
Jack Grealish Nangis di Konser Oasis Gegara Manchester City
-
Viral Potret Pep Guardiola Pakai Jersey Retro Man City Bareng Keluarga Pentolan Oasis
-
Piala Dunia Antarklub 2025 Menambah Luka Pep Guardiola
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang