Bolatimes.com - Kapten Prancis, Hugo Lloris menilai timnya bisa menjuarai Piala Dunia 2018 karena bisa berhadapan dengan Lionel Messi. Menurut Lloris, kemenangan Prancis atas Argentina membuat skuat Les Bleus semakin percaya diri.
Prancis berhasil mengangkat trofi Piala Dunia 2018 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2 di final yang berlangsung di Luzhniki Stadium, Minggu (15/7/2018). Kemenangan itu juga menjadi gelar kedua Prancis di Piala Dunia.
Namun keberhasilan tim besutan Didier Deschamps di Piala Dunia 2018 tidak terlepas dari perjalanan di setiap laganya.
Kiper sekaligus kapten Prancis, Hugo Lloris mengaku laga melawan Argentina menjadi laga penting bagi Les Bleus. Pada laga tersebut mereka harus berhadapan dengan pemain terbaik di dunia, Lionel Messi.
Seperti yang diketahui Prancis berhasil mengalahkan Argentina, kemenangan itu juga yang membuat Les Bleus semakin percaya diri.
"Kami mengalahkan tim yang terbaik Argentina di saat ada Lionel Messi," kata Lloris kepada Omnisport.
"Itu membuat kami sadar kami memiliki potensi untuk melangkah maju. Setiap pertandingan itu sulit, tetapi kami melakukannya dengan sangat baik," lanjut Lloris.
Bagi Hugo Llrois, setiap laga yang dijalani Prancis memang sulit. Tetapi laga melawan Argentina lah yang membuat mental anak asuh Didier Deschamps semakin meningkat.
Kemenangan 4-3 yang diraih dengan susah payah atas Argentina membuat Prancis sadar dengan potensi mereka.
Terbukti, Les Bleus makin kuat setelahnya terbukti bisa menyingkirkan Uruguay, Belgia, hingga final melawan Kroasia.
Berita Terkait
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Dua Kali Selamat dari Kanker, Ann-Katrin Berger Bawa Jerman ke Semifinal Euro 2025
-
Liburan Bek Atletico Madrid Berujung Petaka: Jadi Korban Perampokan Bersenjata
-
Sah! Persijap Rekrut Pemain Argentina Jebolan Bumi Vrindavan
-
Anak Emas Argentina! Bek La Albiceleste: Jangan Sentuh Lionel Messi
-
Tragedi di Lapangan Hijau: Bocah 14 Tahun Tewas Usai Duel di Udara
-
Terkuak Asal Usul Pemain Keturunan Malaysia-Amerika Latin Versi Sejarawan
-
MotoGP Argentina 2024 Dibatalkan
-
Jawaban Didier Deschamps saat Ditanya Ibu Negara Kenapa Tidak Panggil Junya Ito ke Timnas Prancis
-
Real Madrid dan Man City Bersaing Dapatkan Jasa Penguasa Si Jalak Harupat sebagai Rekrutan Anyar
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang