Bolatimes.com - Dejan Lovren nampaknya tengah berada dalam puncak karirnya. Bagaimana tidak, setelah berhasil bermain di final Liga Champions musim 2017/2018, kini Lovren bermain di final Piala Dunia 2018. Di Piala Dunia Rusia ini juga ia menegaskan bahwa dirinya adalah salah satu pemain bertahan terbaik di dunia.
Pada laga semifinal yang mempertemukan Kroasia dan Inggris di Luzhniki Stadium, Kamis (12/7/2018), anak asuh Zlatko Dalic sukses membungkam Inggris dengan skor 2-1.
Walaupun Mario Mandzukic berhasil menjadi pahlawan dengan mencetak gol pada menit 109, tetapi peran Dejan Lovren di lini belakang tidak bisa dikesampingkan.
Bek Liverpool ini berhasil membuat para pemain depan Inggris cukup kerepotan untuk melewatinya. Pada laga itu, Dejan Lovren berhasil melakukan 2 tekel bersih, memenangkan 6 dari 7 duel udara, dan satu tembakan.
Performanya melawan Inggris itu menjadi pembuktian Lovren terkait banyak yang mengatakan ia menjalani musim yang sulit di Liverpool.
"Itu sesuatu, untukku, istimewa. Dari sudut pandang saya, saya memiliki orang-orang yang mengatakan saya mengalami musim yang sulit tetapi saya tidak setuju dengan itu," terang Lovren dikutip dari Daily Mail.
Lolosnya Kroasia ke babak final Piala Dunia 2018 membuat karir Dejan Lovren semakin lengkap setelah sebelumnya ia membawa Liverpool ke final Liga Champions musim 2017/2018.
Pada laga semifinal itu juga Lovren menegaskan dirinya bahwa ia adalah salah satu pemain bertahan terbaik di dunia saat ini.
“Saya membawa Liverpool ke final Liga Champions dan sekarang dengan tim nasional saya, kami berada di final," ucap Lovren.
"Saya pikir orang-orang harus mengakui bahwa saya juga salah satu pemain bertahan terbaik di dunia dan bukan hanya berbicara omong kosong," tutupnya.
Setelah memastikan tempatnya di final, Kroasia akan menantang Prancis di final Piala Dunia 2018 yang akan berlangsung pada Minggu (15/7/2018) pukul 22:00 WIB.
Berita Terkait
-
Grimsby Town Tantang Manchester United, Mimpi atau Bencana?
-
Debut Apes Eks Liverpool Andy Carroll di Klub Kasta Keenam: Dibantai 1-5
-
Here We Go! Legenda Liverpool Steven Gerrard Sandang Status Baru
-
Prediksi Superkomputer: Man United Bakal Sial di Pekan Awal Liga Inggris 2025/2026
-
Klub Elkan Baggott dan 4 Tim Paling Paling Buruk di Liga Inggris
-
Inggris Disikat Senegal 1-3, Thomas Tuchel Dicemooh Suporter
-
5 Negara Kandidat Kuat Juara Euro 2024, No 4 Ingin Ukir Sejarah
-
Membedah Peta Kekuatan Timnas Inggris di Euro 2024, Potensi Lolos 16 Besar hingga Lawan yang Dihadapi
-
Maaf Shin Tae-yong, Media Inggris Prediksi Timnas Indonesia Bisa Kalah dari Vietnam
-
Elkan Baggott Ungkap Perasaan Membela Timnas Indonesia di Piala Asia Kepada Media Inggris BBC: Ini Cukup Aneh
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang