Bolatimes.com - Satu tiket semifinal berhasil diraih Timnas Inggris setelah berhasil mengalahkan Swedia di babak perempat final Piala Dunia 2018, Sabtu (7/7). Dalam laga yang digelar di Cosmos Arena, Inggris menang 2-0 setelah di babak pertama unggul 1-0.
Bagi Inggris, ini merupakan semifinal pertama mereka di turnamen empat tahunan tersebut dalam 28 tahun terakhir.
Terakhir kali Inggris mencicipi babak semifinal Piala Dunia, yakni di tahun 1990 di Italia. Kala itu, The Three Lions takluk oleh Jerman Barat lewat adu penalti.
Drama tersebut harus digelar setelah hingga 90 menit waktu normal dan ditambah dengan dua kali extra time, kedua negara masih bermain imbang 1-1.
Gol Jerman Barat saat itu dicetak Andreas Brehme pada menit 60, sebelum dibalas oleh Gary Lineker selang 20 menit kemudian.
Dua penendang Inggris, Stuart Pearce dan Christopher Waddle, gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti yang membuat Jerman Barat melangkah ke final dengan skor 4-3 di babak penalti.
Inggris sendiri akhirnya harus puas menempati peringkat keempat pada Piala Dunia 1990 setelah takluk 1-2 dari tuan rumah Italia dalam laga perebutan tempat ketiga.
Di laga perempat final sendiri, Inggris dan Swedia mengawali pertandingan dengan sangat hati-hati. Meski begitu, Inggris mendominasi jalannya pertandingan di sepuluh menit awal babak pertama.
Swedia membuka peluang pertama pada menit 12. Namun, tembakan Viktor Claesson masih melambung tinggi di atas mistar gawang Jordan Pickford.
Meski usaha Claesson belum membuahkan hasil, namun kondisi ini mengangkat mentalitas pasukan The Blue Yellow—julukan Swedia—untuk mencoba mengambil alih dominasi permainan.
Harry Kane nyaris saja memecah kebuntuan bagi Inggris di menit ke-19. Sepakan kaki kanan mendatar top skor sementara Piala Dunia 2018 itu masih tipis menyamping di sisi kanan gawang Swedia.
Di pertengahan babak pertama, Inggris mencoba mengubah pola serangan melalui sisi sayap, mengandalkan kecepatan Kieran Trippier dan Ashley Young di sisi kanan dan kiri.
Gol yang ditunggu-tunggu dalam pertandingan ini akhirnya tercipta di menit 30. Harry Maguire mencetak gol pembuka bagi Inggris.
Berawal dari tendangan sudut, Young mengirim umpan langsung ke jantung pertahanan Swedia yang disambut Maguire dengan kepalanya.
Bola hasil sundulan tersebut menghujam deras ke jala gawang Swedia yang tak mampu diantisipasi penjaga gawang Robin Olsen. Skor sementara 1-0 untuk keunggulan Inggris.
Kondisi ini membangkitkan semangat anak asuh Gareth Southgate untuk menambah pundi-pundi gol. Salah satunya lewat usaha Raheem Sterling di menit 45.
Sterling yang lepas dari jebakan offside, menyambut umpan jauh Trippier namun masih gagal mengelabui Olsen.
Hingga peluit panjang ditiupkan wasit Bjorn Kuipers dari Belanda tanda turun minum, skor 1-0 untuk Inggris tetap bertahan.
Di babak kedua, Swedia mengubah tempo permainan dengan mulai berani keluar menyerang setelah di 45 menit pertama lebih banyak 'dipaksa' bermain bertahan.
Hasilnya, laga baru berjalan dua menit, Marcus Berg hampir saja membuat skor kembali imbang.
Beruntung bagi Inggris, Pickford berada dalam posisi yang tepat untuk menepis bola sundulan Berg, menyambut umpan silang dari sisi kiri.
Sepuluh menit babak kedua bergulir, Pelatih Timnas Swedia Janne Andersson tampak mengubah skema permainan menjadi lebih menyerang, ke formasi 4-3-3 dari sebelumnya 4-4-2.
Situasi ini membuat pertarungan di lapangan tengah jadi tak imbang. Pasalnya, Inggris menempatkan lima pemainnya di lini tengah.
Keunggulan ini membuat Inggris leluasa untuk mengembangkan serangan. Dan gol kedua untuk mereka pun lahir di menit 59.
Kali ini Dele Alli yang mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan kepalanya, assist dari Jesse Lingard. Skor 2-0 untuk Inggris.
Tiga menit berselang, Pickford kembali membuat penyelamatan gemilang setelah mampu memblok tendangan Viktor Claesson hasil kerja sama satu dua dengan Berg.
Di menit 65, Andersson memasukkan dua tenaga baru sekaligus. Martin Olsson masuk menggantikan Emil Forsberg dan Ola Toivonen ditarik keluar, digantikan John Guidetti.
Pickford membuat penyelamatan ketiganya pada pertandingan ini dengan menepis keluar gawang bola sepakan kaki kiri Berg pada menit 72.
Setelahnya permainan tampak lebih terbuka. Kedua tim silih berganti melakukan serangan.
Di penghujung pertandingan, Swedia memperoleh peluang lewat tendangan bebas yang hanya berjarak kurang lebih satu meter di luar kotak penalti.
Sayangnya, sepakan Ludwig Augustinsson masih melambung tinggi di atas gawang.
Hingga babak kedua berakhir, skor 2-0 untuk kemenangan Inggris tak berubah. Inggris pun melaju ke semifinal.
Di semifinal Piala Dunia 2018, 11 Juli mendatang di Luzhniki Stadium, Inggris akan menghadapi pemenang babak perempat final lainnya, antara Rusia dan Kroasia yang baru akan bertanding Minggu dini hari WIB.
Susunan Pemain Swedia vs Inggris di Perempat Final
Swedia (4-4-2): Robin Olsen; Emil Krafth (Pontus Jansson 85'), Victor Lindelof, Andreas Granqvist, Ludwig Augustinsson; Viktor Claesson, Sebastian Larsson, Albin Ekdal, Emil Forsberg (Martin Olsson 65'); Marcus Berg, Ola Toivonen (John Guidetti 65')
Pelatih: Janne Andersson
Inggris (3-5-2): Jordan Pickford; Kyle Walker, John Stones, Harry Maguire; Kieran Trippier, Dele Alli (Fabian Delph 77'), Jordan Henderson (Eric Dier 85'), Jesse Lingard, Ashley Young; Raheem Sterling (Marcus Rashford 90'), Harry Kane
Pelatih: Gareth Southgate
Berita Terkait
-
Grimsby Town Tantang Manchester United, Mimpi atau Bencana?
-
Harry Maguire Blak-blakan: Semua Benci Manchester United!
-
Dele Alli Didepak dari Klub Orang Indonesia: Rio Ferdinand Ungkap Masalah di Balik Layar
-
Debut Apes Eks Liverpool Andy Carroll di Klub Kasta Keenam: Dibantai 1-5
-
Here We Go! Legenda Liverpool Steven Gerrard Sandang Status Baru
-
Dikira Gabung Chelsea, Andy Carroll Merapat ke Klub Kasta Keenam Liga Inggris
-
Bikin Iri Isa Warps Cs! PSSI-nya Inggris Kasih Fasilitas Mewah untuk Timnas Putri
-
Prediksi Superkomputer: Man United Bakal Sial di Pekan Awal Liga Inggris 2025/2026
-
Klub Milik Orang Indonesia Gelontorkan Uang Rp319 M Rekrut Pemain Inggris
-
Klub Elkan Baggott dan 4 Tim Paling Paling Buruk di Liga Inggris
Terkini
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Demi Uang Rp1 Triliun, Darwin Nunez Hijrah ke Arab Saudi
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Drama Transfer Rekan Kevin Diks di Gladbach: Maunya Pindah ke Ajax
-
Klub Anyar Justin Hubner Jadi Sorotan Jelang Kick Off Eredivisie 2025 Gegara Ini
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa