Bolatimes.com - Partai pamungkas di grup B Piala Dunia 2018 tampaknya pantas disebut sebagai yang paling panas. Lihat saja bagaimana raksasa Spanyol dan Portugal harus berjibaku menghadapi Maroko dan Iran. Keduanya pun dipaksa bermain imbang hingga peluit panjang ditiup.
Beruntung bagi Spanyol hasil imbang menghadapi Maroko tak menggoyahkan posisinya sebagai juara grup. Iniesta dkk berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2018 setelah berhasil menahan imbang Maroko 2-2. Dengan hasil itu La Furia Roja tetap bertengger sebagai juara Grup B setelah unggul agresivitas gol dari rivalnya, Portugal.
Pada laga di Kaliningrad Stadium, Selasa (26/6/2018) dini hari WIB, Khalid Boutaib membuat Maroko unggul lebih dulu di menit ke-14. Namun lima menit kemudian Spanyol menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak oleh Isco.
Di babak kedua, Youssef En-Nesyri membuat Maroko kembali memimpin. Namun Spanyol menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat gol Iago Aspas setelah wasit mensahkan gol itu hasil review VAR (Video Assistant Referee) menjelang akhir laga.
Hasil imbang itu membuat Spanyol meraih lima poin dari tiga laga dan sama dengan yang diraih oleh Portugal yang ditahan seri Iran 1-1. Namun Spanyol lebih unggul dalam selisih gol dan berhak menjadi juara Grup B.
Sementara Maroko telah dipastikan gagal lolos ke babak 16 namun perjuangan mereka cukup mendapatkan pujian. Iran juga akhirnya gagal lolos setelah hanya meraih empat poin di laga terakhir Grup B.
Di laga lain, meski berhasil ditahan imbang 1-1 oleh Iran, Portugal tetap mampu lolos ke babak 16 besar dengan status runner-up grup B dengan poin lima.
Iran sendiri harus rela angkat koper dari gelaran Piala Dunia 2018 lantaran hanya bisa menempati posisi ketiga klasemen akhir Grup B dengan poin tiga.
Gol Portugal di laga ini dicetak Ricardo Quaresma di penghujung babak pertama, tepatnya di menit 45. Sementara Iran juga menciptakan gol di penghujung babak kedua tepatnya pada menit 90+3.
Berita Terkait
-
Skandal Pesta Liar, Jawaban Lamine Yamal Singkat Jelas Padat: Nikmatnya Hidup!
-
Pecah Ban Diduga Jadi Penyebab Diogo Jota Tewas Akibat Kecelakaan Maut
-
Legenda Real Madrid Raul Jadi Kandidat Kuat Pelatih Spanyol U-21
-
Cara Sopan Cristiano Ronaldo Tolak Penggemar yang Mau Ajak Selfie
-
Fabio Quartararo Tak Ingin Kendorkan Semangat di MotoGP Jerez
-
Jadwal MotoGP Spanyol 2024, Diggia dan Bezzecchi Mengaku Optimistis
-
Maverick Vinales Hanya Bisa Ambil Pelajaran Positif dari Insiden di Balapan MotoGP Portugal 2024
-
Gagal Finis di Portugal, Bagnaia Langsung Alihkan Fokus ke MotoGP Amerika Serikat
-
5 Fakta Mengejutkan Sprint MotoGP Portugal 2024: Francesco Bagnaia Lagi Apes, Dasar Marc Marquez
-
Marco Bezzecchi Menumbuhkan Kepercayaan Diri Jelang Balapan MotoGP Portugal 2024
Terkini
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert
-
Pesta Gol di Allianz Arena! Bayern Munich Bungkam Tottenham, Harry Kane Permalukan Mantan
-
Ronald Koeman Raih Penghargaan Tertinggi Eredivisie, Patrick Kluivert Gak Dapat?
-
Eks Pelatih FC Twente dan Pemain Keturunan Ditahan Kasus Pelecehan Seksual
-
Air Mata Jose Mourinho untuk Jorge Costa
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kevin Diks Pemimpin Baru Gladbach? Hattrick Trofi dan Penalti Dingin Curi Perhatian
-
Geger! Bodyguard Messi, Yassine Cheuko Kena Banned Gegara Insiden Panas
-
Detik-detik Lionel Messi Terkapar, Pelatih Inter Miami Ungkap Kondisi La Pulga
-
Pantas Diganti Shin Tae-yong! Laga Terakhir Lawan Suwon FC, Kim Pan Gon Gagal Bawa Ulsan Menang