hitekno.com - Tim nasional Portugal telah mendaratkan kaki di Rusia sejak Sabtu (9/6/2018), mereka menerima hadia spesial dari tim penyelengga Piala Dunia 2018 setibanya di hotel.
Hadiah tersebut adalah sepotong roti dan garam, sebuah tradisi Rusia kuno saat menyambut tamu yang datang. Ronaldo mengawali tim Potugal mencubit roti karaway dan menaruh garam di pinggir piring roti tersebut sebagai tanda penghormatan kepada tradisi Rusia.
Roti tersebut diberikan oleh perempuan berpakaian tradisional Rusia. Ronaldo tampak kaget dengan sambutan ala Rusia tersebut.
Cristiano Ronaldo saat disambut di Rusia (sumber: rt.com)
Dilansir dari Rusia Beyond, tradisi Roti dan Garam merupakan tradisi Slavia kuno, saat penyambutan tamu, salah satu ritual tradisional yang paling penting adalah menyajikan sepotong besar roti dengan garam, yang dilakukan ketika sanak keluarga menyambut pasangan yang baru menikah.
Pertama-tama, ini merupakan simbol kemakmuran dan keramahan. Suami dan istri merobek dan menggigit sepotong roti, dan siapa pun yang menggigit potongan yang lebih besar dipandang sebagai orang yang bertanggung jawab dalam pernikahan.
Bintang Real Madrid itu dalam upacara ini menjadi orang pertama yang memotong roti saat penyambutan timnas Portugal di Rusia.
Berikut video upacara penyambutan timnas Portugal di Rusia:
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Kapan Piala Super Eropa 2025? PSG Bidik Trofi Pertama, Tottenham Siap Bikin Kejutan
-
Pemain Keturunan Indonesia Debut Bersama Ajax, Legenda Belanda Ini Dongkol
-
Rahasia Gaji Ronaldinho di Barca Legends Dibongkar Eks Rekan Patrick Kluivert