Bolatimes.com - Timnas Indonesia dipastikan melawan Turkmenistan pada laga FIFA Matchday September 2023 yang rencananya bakal berlangsung 8 September mendatang.
Pertemuan kedua tim rencananya digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, venue yang juga digunakan saat melawan Palestina Juni lalu.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dalam konferensi pers di Menara Danareksa, Jakarta, Kamis (20/7/2023) menyebutkan untuk FIFA Matchday September nanti Timnas Indonesia senior akan bertanding satu kali saja.
Pasalnya, ada event lain yang melibatkan Timnas Indonesia U-23. keputusan ini diambil agar tidak bertabrakan pemakaian pemain dengan timnas senior.
Lantas, fakta buruk apa saja tentang Turkmenistan calon lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday mendatang?
1. Tidak Pernah Menang di 2023
Rapor Turkmenistan pada 2023 tidak bagus. Dari empat pertandingan, mereka sama sekali tidak meraih kemenangan.
Turkmenistan menelan kekalahan dari Malaysia, ditahan imbang Tajikistan, lalu kalah beruntun dari Uzbekistan dan Oman di CAFA Nations Cup 2023.
Rapor merah Turkmenistan ini bisa dimanfaatkan Timnas Indonesia untuk meraih kemenangan. Terlebih, Timnas Indonesia punya rekor bagus saat bermain di kandang selama ditangani Shin Tae-yong.
2. Tidak Lolos ke Piala Asia 2023
Turkmenistan gagal meloloskan diri ke Piala Asia 2023 setelah mereka berhasil tampil di putaran final Piala Asia 2019. Turkmenistan gagal bersaig di Kualifikasi Piala Asia 2023.
Pada kualifikasi ronde kedua, Turkmenistan cuma finis di peringkat ketiga klasemen Grup H sehingga harus berjuang di kualifikasi ronde ketiga.
Sayangnya di Ronde Ketiga, Turkmenistan yang tergabung di Grup E lagi-lagi cuma finis di peringkat ketiga sehingga gagal lolos ke Piala Asia 2023.
3. Peringkat FIFA Turun
Serangkaian hasil buruk yang didapatkan Turkmenistan di tahun 2023 pada akhirnya mempengaruhi peringkat FIFA mereka. Turkmenistan harus rela turun satu peringkat ke posisi 138.
Meski turun, peringkat dunia Turkmenistan masih lebih baik daripada Timnas Indonesia yang juga mengalami penurunan ke peringkat 150.
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
VinFast Ubah Cara Pandang Dunia: Mobil Listrik Tak Harus Mahal untuk Andal dan Nyaman
-
Bisa Grandmaster dengan Mudah, Ini 7 Tips Push Rank Free Fire Untuk Pemula
-
Buat FOMO Padel Wajib Tahu Ini! Sistem Golden Point Bakal Kembali Diterapkan
-
Jangan Ngaku Anak Padel, Kalau Gak Tau Istilah-istilah Ini
-
Insiden Mengerikan di Ring Tinju! Petinju Jepang Hilang Ingatan Usai KO
-
Pimpin AFP Jawa Tengah, Muhammad Tursino Targetkan Lolos PON 2028
-
Digelar di 3 Kota, Workshop Kolaborasi Suara.com dan UAJY Diikuti 150 Lebih Digital Creator
-
5 Bintang Olahraga Ini Berencana Pensiun dari Olimpiade
-
Kinerja Keuangan Positif, Arkadia Digital Media Laporkan Kenaikan Pendapatan 40 Persen
-
Fabio Quartararo Tak Ingin Kendorkan Semangat di MotoGP Jerez