Ronald Seger Prabowo
Pebasket Bima Perkasa Jogja Samuel Devin Susanto (kiri) berebut bola dengan pebasket Prawira Harum Bandung Yudha Saputera (kanan) saat pertandingan Indonesian Basketball League (IBL) 2023 di GOR Merpati, Denpasar, Bali, Selasa (17/1/2023). Bima Perkasa Jogja menang atas Prawira Harum Bandung dengan skor 72-70. [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/foc]

Bolatimes.com - Bima Perkasa Jogja menunjukkan penampilan tak patah semangat untuk menjungkalkan Prawira Harum Bandung pada Indonesia Basketball League (IBL) 2023 Seri 1 di GOR Merpati, Denpasar, Bali, Selasa (17/1/2023).

Betapa tidak, skuad asuhan Efri Meldi memetik kemenangan, empat detik sebelum kuarter empat berakhir.

Melansir ANTARA, pada kuarter terakhir, Prawira Bandung memimpin skor bahkan selisih skor sempat terpaut 7 poin. Namun, Bima Perkasa mengejar sampai imbang dua kali pada 2 menit terakhir.

Baca Juga:
Aji Santoso Sebut Deretan Pemain Baru Bikin Persita Tangerang Semakin Berbahaya

Kala posisi skor imbang, tepatnya saat waktu tersisa 24 detik, Pelatih Prawira Bandung David Singleton langsung meminta timeout terakhir untuk memberi instruksi kepada tim.

Namun selepas timeout, pergerakan salah satu pemain kunci Prawira, Yudha Seputra, yang tengah menguasai bola, terbaca oleh Kapten Bima Perkasa Jogja, Ikram Fadhil. Dia pun sukses mencuri bola dari Yudha.

Demi menghentikan langkah Fadhil, pemain Prawira Bandung M. Reza Fahdani Guntara berusaha menghadang, tetapi dia justru melakukan foul. Alhasil, Fadhil mendapatkan peluang dua free throw yang dieksekusi apik ketika pertandingan tersisa 4 detik.

Baca Juga:
Ada La Nyalla Mattalitti, Ini Daftar Pejabat Negara yang Jadi Ketua Umum Cabang Olahraga

Brandone Francis, pencetak top skor pada laga hari ini, berusaha mengejar lewat tembakan tiga poin, tetapi bola meleset gagal masuk ring.

Di atas kertas, catatan dua tim tidak berbeda jauh. Prawira yang kalah hari ini justru di atas angin untuk catatan tripoin, rebound, dan steal.

Bahkan, Prawira Bandung juga membuat kesalahan lebih sedikit dengan 4 turnover, sementara Bima Perkasa 5 turnover di sepanjang laga.

Baca Juga:
Gacor Bareng PSM Makassar, Ramadhan Sananta Enggan Pikirkan Gelar Top Scorer

Walaupun demikian, dua aksi mencuri bola (steal) Bima Perkasa Jogja krusial, terutama steal terakhir Ikram Fadhil.

Selepas pertandingan, Efri Meldi memuji semangat juang anak asuhannya. "Saya bangga dengan anak-anak. Salut dengan mereka," kata Efri.

Mantan pelatih Satya Wacana Salatiga itu mengatakan ia telah mengingatkan tim untuk tidak menganggap ringan Prawira, mengingat tim asal Bandung itu mengalahkan Pelita Jaya Bakrie Jakarta pada laga pertama IBL musim ini.

"Ada potensi luar biasa dalam tim ini. Siapa pun lawannya ke depan harus ditargetkan untuk meraih kemenangan. Karakter permainannya terlihat dan game plan berjalan dengan baik," kata dia.

Load More