Bolatimes.com - Atlet kebanggaan Indonesia, Liliyana Natsir, merasa bersyukur terpilih sebagai pebulutangkis putri terbaik dalam satu dekade terakhir versi Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).
Eks partner Tontowi Ahmad di ganda campuran ini didapuk BWF sebagai pebulutangkis putri terbaik sedekade melalui pemungutan suara atau voting lewat akun Twitter @BWFMedia.
Di tahap terakhir, Butet --sapaan akrab Liliyana-- nyatanya mampu mengalahkan pebulutangkis tunggal putri China Taipei, Tai Tzu Ying, yang kekinian masih aktif bertanding.
Dalam voting itu, Butet mendapatkan suara 69,4 persen, berbanding sekitar 30,6 persen yang diraih Tai Tzu Ying.
Lewat akun Instagram-nya, Butet pun menyatakan bersyukur bisa mendapat penghargaan tersebut. Dia pun berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya.
"Thank God and thank you to all my friends who chose me, you guys amazing (Terima kasih Tuhan dan terima kasih untuk semua teman yang memilih saya, kalian luar biasa)," tulis Liliyana lewat Instagram Stories.
Selama aktif bertanding, Liliyana Natsir memang dikenal sebagai salah satu atlet putri dengan kemampuan di atas rata-rata untuk sektor ganda campuran.
Pernyataan itu tak berlebihan apabila melihat deretan prestasi yang diraih atlet kelahiran Manado, Sulawesi Utara, 1985 silam tersebut.
Butet antara lain berhasil meraih medali emas Olimpiade 2016 Rio de Janeiro bersama Tontowi Ahmad. Hasil itu membuatnya sukses menyamai pencapaian Susy Susanti sebagai atlet putri Indonesia pertama peraih medali emas Olimpiade.
Selain Olimpiade, Butet juga meraih sederet prestasi bergengsi di ajang besar lain. Sebut saja di antaranya gelar jawara Kejuaraan Dunia di mana dia merebutnya empat kali (2005, 2007, 2013 dan 2017).
[Reporter: Arief Apriadi]
*Artikel ini sebelumnya juga sudah dipublikasikan di Suara.com.
Berita Terkait
-
Dikalahkan Unggulan China, Apriyani/Fadia Gagal Juara di Kejuaraan Dunia BWF 2023
-
Update Ranking Terbaru BWF: Fajar/Rian Masih Adem di Puncak, Ginting Tempel Axelsen
-
Update Ranking BWF: Jonatan Christie Meroket usai Jadi Runner Up Japan Open 2023
-
Kisah Agrippina Prima, Si Raja Tarkam yang Terpaksa Pensiun dari Bulu Tangkis Dunia karena Match Fixing
-
Taufik Hidayat Digeruduk BL Malaysia Buntut Komentari Pedas Lee Chong Wei
-
Mengulas Sejarah Piala Sudirman: Asal Usul Nama Kejuaraan Resmi BWF yang Diambil dari Legenda Bulu Tangkis Indonesia
-
Perkasa, Viktor Axelsen Ukir Sejarah di Ranking BWF Kalahkan Eks Raja Bulu Tangkis
-
Update Ranking BWF Terbaru: Gregoria Dekat ke 10 Besar, Fajar/Rian Kokoh di Peringkat Satu Dunia
-
Daftar Lenglap Gelar Fajar/Rian di BWF World Tour, Terbaru Juara All England
-
Kabar Duka, Pebulu Tangkis Muda Berbakat Indonesia Az Zahra Putri Dania Meninggal Dunia
Terkini
-
VinFast Ubah Cara Pandang Dunia: Mobil Listrik Tak Harus Mahal untuk Andal dan Nyaman
-
Bisa Grandmaster dengan Mudah, Ini 7 Tips Push Rank Free Fire Untuk Pemula
-
Buat FOMO Padel Wajib Tahu Ini! Sistem Golden Point Bakal Kembali Diterapkan
-
Jangan Ngaku Anak Padel, Kalau Gak Tau Istilah-istilah Ini
-
Insiden Mengerikan di Ring Tinju! Petinju Jepang Hilang Ingatan Usai KO
-
Pimpin AFP Jawa Tengah, Muhammad Tursino Targetkan Lolos PON 2028
-
Digelar di 3 Kota, Workshop Kolaborasi Suara.com dan UAJY Diikuti 150 Lebih Digital Creator
-
5 Bintang Olahraga Ini Berencana Pensiun dari Olimpiade
-
Kinerja Keuangan Positif, Arkadia Digital Media Laporkan Kenaikan Pendapatan 40 Persen
-
Fabio Quartararo Tak Ingin Kendorkan Semangat di MotoGP Jerez