Bolatimes.com - Kecelakaan tragis yang merenggut nyawa bintang Liverpool, Diogo Jota, dan adiknya, André Silva, kini mendapat sorotan baru setelah terungkap bahwa mobil supermewah yang mereka tumpangi, Lamborghini Huracán, ternyata memiliki riwayat penarikan kembali (recall) karena berbagai masalah keamanan serius.
Insiden maut ini terjadi pada Kamis dini hari (4/7) di jalan tol dekat kota Cerdanilla, Spanyol. Jota (28) dan André (26) tewas di tempat setelah mobil yang mereka kendarai keluar jalur dan terbakar hebat.
Sumber dari Lamborghini menyebutkan bahwa kendaraan yang diduga dikendarai Jota adalah model Huracán — salah satu mobil sport Italia paling populer di kalangan pesepak bola elit dunia.
Dikutip dari The Sun, Walaupun belum dipastikan secara resmi varian mana yang digunakan Jota, model Huracán secara umum telah menghadapi sejumlah penarikan kembali karena cacat produksi.
Salah satu kasus serius terjadi pada September 2024, ketika Lamborghini menarik 39 unit Huracán EVO Spyder di AS akibat kesalahan pemasangan crash protection bracket, komponen penting yang menjaga struktur depan mobil saat terjadi tabrakan.
Kesalahan itu disebabkan oleh kelalaian manusia dalam proses perakitan di pabrik utama Lamborghini di Sant’Agata Bolognese, Italia. Produksi pun sempat dihentikan untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap unit-unit yang terkena dampak.
Sebelumnya, pada November 2023, sebanyak 7.805 unit Huracán yang diproduksi antara Juli 2014 hingga Oktober 2023 ditarik karena sistem infotainment memungkinkan pengemudi mengatur posisi lampu utama secara horizontal — termasuk ke tourist mode yang tidak sesuai dengan regulasi keselamatan di AS.
Fitur ini dapat menyebabkan silau pada pengemudi kendaraan lawan arah dan mengurangi visibilitas, yang tentu sangat berbahaya.
Masalah lainnya termasuk klip pengaman kabel pembuka pintu yang mungkin tidak terpasang dengan benar pada beberapa model Huracán Coupé dan Spyder tahun 2021 dan 2023.
Hal ini memicu kekhawatiran pintu bisa gagal terbuka dalam situasi darurat.
Lamborghini Huracán — yang diproduksi sejak 2014 hingga 2024 dan terjual lebih dari 25.000 unit secara global — kini semakin mendapat sorotan.
Kendaraan bernilai lebih dari £250.000 (sekitar Rp5,3 miliar) ini menjadi simbol status, namun riwayat cacat produksi tersebut menimbulkan pertanyaan serius tentang keselamatannya.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Chelsea Juara Dunia, Bonus Rp249 Miliar Mengalir ke Keluarga Jota
-
Liverpool Siap Rekrut Marc Guehi: Crystal Palace Terpojok di Bursa Transfer
-
Muda dan Berbakat, Giovanni Leoni Jadi Target Transfer Panas Liverpool
-
Dari Austria ke London, Perjalanan Oliver Glasner Menuju Singgasana Wembley
-
Alexander Isak Membangkang! Newcastle Asingkan Striker Rp3 T Itu Gegara Liverpool
-
Hugo Ekitike Cetak Gol Indah, Tapi Slot Malah Cabut Dia di Menit 71, Ada Apa?
-
Virgil van Dijk Sindir Manajemen Liverpool: Kami Masih Butuh Striker Baru!
-
Arne Slot Tahan Emosi! Ulah Memalukan Fans Palace di Wembley
-
Ryan Gravenberch Absen di Community Shield: Arne Slot Ungkap Alasan Mengejutkan
-
Hugo Ekitike Siap Ukir Sejarah di Liverpool: Gelar Community Shield Jadi Incaran
Terkini
-
Tudor Murka! Bela Mati-Matian Vlahovic dari Ejekan Suporter Juventus
-
Debut Langsung Juara! Luca Chevalier Buktikan Depak Donnarumma Keputusan Tepat
-
Lucas Chevalier, Kiper Bergaya Playmaker yang Antar PSG Juara Piala Super Eropa
-
Inigo Martinez Pilih Uang Besar daripada Treble Bersama Barcelona
-
Alvaro Morata Resmi Gabung Como: Siap Hancurkan Pertahanan Serie A
-
Nilai Transfer Rp875 Miliar, Ramsey Jadi Investasi Besar Newcastle United
-
Luis Enrique: PSG Tidak Pantas Kalahkan Tottenham
-
Napoli Taklukkan Olympiakos, Conte Kirim Sinyal Kesiapan Jelang Serie A
-
Muda dan Berbakat, Giovanni Leoni Jadi Target Transfer Panas Liverpool
-
Mbappe Bersinar, Real Madrid Hajar WSG Tirol 4-0 Tutup Pramusim