hitekno.com - Shin Tae-yong pelatih Timnas Indonesia akui jika ia telah meniru strategi tiga pelatih top Eropa untuk memperlihatkan permainan Garuda semakin menjanjikan.
Juru taktik asal Korea Selatan, Shin Tae-yong dengan mengadopsi taktik tiga pelatih top Eropa permainan Timnas Indonesia mengalami perubahan signifikan.
Semua itu dilontarkan langsung STY sapaan akarab Shin Tae-yong kala menghadiri Football Manager (FM) 2024.
Tiga pelatih yang dimaksud ialah pelatih Brighton, Bayer Leverkusen dan Manchester City.
"Sekarang saya banyak menonton laga Brighton, Xabi Alonso, dan Manchester City untuk membuat gaya permainan saya sendiri," ujar Shin Tae-yong.
Sebagaimana diketahui Xabi Alonso saat ini menjadi pelatih yang jadi sorotan publik pasalnya mampu mengantarkan Bayer Leverkusen di puncak klasmen sementara Bundes Liga, bahkan belum tersentuh kekalahan dari 33 pertandingan.
Lain halnya dengan pelatih Brighton, Roberto De Zerbi mampu menjadi tip kuda hitam di Liga Inggris.
Pep Guardiola pelatih City tentu tak ada yang perlu dipertanyakan dari sang pelatih, beberapa gelar bergengsi telah diperolehnya bersama Manchester City.
Sementara saat ini Shin Tae-yong telah berada di Eropa, kabar yang beredar STY sedang mencari pemain keturunan yang akan dilakukan naturalisasi. (*)
Terpopuler
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus