bolatimes.com - Gelandang tengah Jepang, Wataru Endo menyatakan tak ingin melakukan kerjasama dengan Timnas Indonesia atau berkoalisi.
Pemain yang bermain di Liverpool FC mengatakan, Timnas Jepang siap menjalani pertempuran terakhirnya di babak Grup D Piala Asia 2023.
Nasib mereka harus ditentukan pada saat melawan Timnas Indonesia di laga pamungkas Grup D.
Pasalnya, sebelum menghadapi anak asuh Shin Tae-yong, Wataru Endo dan kawan-kawan harus kalah dari Irak.
Padahal, sebelum Piala Asia 2023 bergulir, Jepang digadang-gadang menjadi juara Grup D, apalagi mereka merupakan tim unggulan pertama di turnamen kali ini.
Mempunyai segudang pemain hebat yang kenyang pengalaman bermain di Liga Eropa, Samurai Biru justru keteteran.
Ketika laga perdana, Samurai Biru dikejutkan dengan dua gol Vietnam, sebelum akhirnya mereka membalikkan keadaan dan menang 4-2.
Laga kedua, Samurai Biru tunduk 1-2 dari Irak dan membuat takdir mereka bergantung pada laga melawan Timnas Indonesia.
Wataru Endo yang mengetahui Indonesia hanya butuh seri saja agar bisa memungkinkan lolos ke 16 besar, dia tak mau berbagi angka.
Ancaman berarti tertuju ke Shin Tae-yong, setelah kapten Jepang serius melawan Skuad Garuda.
"Kami jelas tidak mengincar hasil imbang, jadi kami hanya mengincar kemenangan," kata Endo, seperti dikutip dari Nikkan Sports, Senin, (22/1).
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus