hitekno.com - Timnas Indonesia sebentar lagi akan menghadapi tim tangguh Jepang di Piala Asia 2023, duel kedua kesebelasan akan berlangsung pada Rabu, (24-01-2024) di Stadion Al Thumama.
Duel kedua kesebelasan baik Timnas Indonesia maupun Jepang, menjadi laga penentu untuk lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023.
Jelang lawan tim kandidat juara, Shin Tae-yong pelatih Timnas Indonesia terus memompa semangat para anak didiknya.
STY sapaan akrab pelatih asal Korea Selatan tersebut mengulas kembali kala ia menahkodai Korea Selatan dan mampu mengalahkan Jerman di Piala Dunia 2018.
"Saya juga punya pengalaman sebagai pelatih. Terkhusus Piala Dunia 2018, tidak ada yang bisa mengira (Korea Selatan) menang lawan Jerman," ujar Shin Tae-yong.
Selama menjadi arsitek timnas Korea Selatan, STY sekali bertemu dengan Timnas Jepang tepatnya saat East Asian Football Championship 2017.
Pelatih berusia 53 tahun tersebut mampu mempermalukan Samurai Biru dengan skor cukup mencolok 4-1.
Hal itu juga menjadi motivasi bagi Timnas Garuda, STY tegaskan jika anak asuhnya tidak akan gentar menghadapi skuad Samurai Biru.
"Kami tidak akan menyerah. Tetap maju terus, tidak pernah menyerah! Terima kasih," sambungnya.
Sebagaimana diketahui baik Jepang dan Indonesia kini bersaing ketat di grup D Piala Asia 2023, kedua kesebelasan mengoleksi tiga poin sama.(*)
Baca Juga
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?