Rizki Laelani
Kiper Timnas Indonesia, Ernando Ari. (Instagram @nandoariiiss)

Bolatimes.com - Mengerikan. Itulah yang tergambar ketika Kiper Timnas Indonesia, Ernando Ari mengalami cedera parah.

Penampilan Ernando Ari pada laga kontra Vietnam di laga kedua penyisihan Grup D Piala Asia 2023, wajib diancungi jempol.

Sebagai penjaga gawang, Ernando Ari mampu memberikan rasa aman dan sempurna dalam mengawal gawang Timnas Indonesia.

Baca Juga:
Hajime Moriyasu Tak Anggap Remeh Timnas Indonesia Lagi, Ini Target Pelatih Jepang

Beberapa penyelamatan gemilang berhadi dilakukannya, sehingga gawang Garuda tetap perawan.

Sejumlah serangan Vietnam berhasil dipatahkan dengan penyelamatan luar biasa yang berdampak pusingnya para penyerang lawan.

Namun, siapa sangka jika Ernando Ari pernah mengalami hal mengerikan saat bertugas mengawal gawang Timnas Indonesia.

Baca Juga:
Pre Order Jersey Baru Persib 2024/2025 Dinilai Kepagian Hingga Beli Kucing Dalam Karung

Dikutip dari utas X @ainurohman, rupanya Ernando Ari memiliki masa lalu yang mengerikan saat bertugas mengawal gawang Timnas Indonesia.

Akun @ainurohman memberi informasi cukup lengkap tentang perjuangan Ernando Ari.

Baca Juga:
Prediksi Skor, H2H, hingga Susunan Pemain Laga Oman vs Thailand di Piala Asia, Siapa yang Berpeluang Menang?

Dia menyebutkan jika Ernando Ari adalah satu di antara pahlawan Timnas Indonesia saat mempermaluka Vietnam.

"Salah seorang pahlawan terpenting Indonesia saat mengalahkan Vietnam tadi malam, Ernando Ari, nyaris saja pensiun dini," katanya.

Kemudian dikisahkan Ernando Ari saat empat tahun lalu ketika mengikuti TC bersama Timnas Indonesia U-19.

"Empat tahun lalu, saat mengikuti TC Timnas U-19, Ernando mengalami cedera bahu cukup parah," katanya.

 

Lalu disebutkan, dokter Timnas U-19 saat itu, Elwizan Aminudin menyarankan agar Ernando istirahat saja. "Nggak perlu operasi," kata lagi menceritakan.

Saat pulang ke Persebaya, setelah cukup lama beristirahat karena pandemi Covid-19 menghentikan aktivitas sepak bola, kondisi bahu Ernando terlihat baik-baik saja.

Karena sudah dianggap sembuh, pelatih Timnas Shin Tae-yong kembali memanggil Ernando. Tetapi alangkah terkejutnya STY saat melihat Ernando kembali cedera saat latihan.

Ternyata, kondisi bahu Ernando makin memburuk. STY bertanya kepada Ernando apakah dia sudah operasi? "Ernando menggeleng," katanya.

STY marah dan menyuruh Ernando lekas naik ke meja operasi. Perintah STY inilah yang menyelamatkan Ernando dari ancaman pensiun dini.

Belakangan terungkap bahwa Elwizan Aminudin alias Amin adalah dokter gadungan. Ijazah Amin dari Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, ternyata palsu. "Mengerikan," katanya. (*)

 

Load More