hitekno.com - Meskipun memiliki rangkaian rapor merah ketika Shin Tae-yong berjumpa dengan Vietnam, namun pelatih The Golden Star, Philippe Troussier juga punya mimpi buruk saat melawan Timnas Indonesia.
Philippe Troussier yang baru saja melatih Vietnam di awal 2023 menggantikan Park Hang-seo, memiliki tuntutan besar dari penggemarnya.
Bagaimana tidak, Vietnam di Piala Asia 2019 berhasil melaju ke babak 8 besar dan beberapa lali juara Piala AFF, hal tersebut menjadi beban tersendiri bagi Philippe Troussier.
Dan penentuan akan terjadi di laga kedua Grup D Piala Asia 2023, ketika Vietnam berjumpa dengan Timnas Indonesia.
Bertemu dengan Timnas Indonesia bukanlah hal asing bagi pelatih berkebangsaan Prancis ini, pasalnya, pada edisi Piala Asia 2004, Philippe Troussier pernah berjumpa.
Kala itu Troussier yang sukses bersama Jepang jadi jawara Piala Asia 2000 dan mengesankan di Piala Dunia 2002, membuat Qatar kepincut, seperti dikutip dari The Thao 247, (19/1).
Namun, Indonesia jadi momok bagi Troussier, Piala Asia 2004 kelam, Skuad Garuda mengalahkan Qatar dengan skor 2-1.
Bukan sampai di situ saja, saat semifinal SEA Games 2023, Troussier kembali dipermalukan oleh Skuad Garuda, Indra Sjafri mampu menggulingkannya dengan skor 2-1.
Hasil negatif Troussier ketika melawan Skuad Garuda menjadi angin segar bagi Shin Tae-yong. Karena pelatih Indonesia tersebut kewalahan saat melawan Vietnam asuhan Park Hang-seo.
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus