hitekno.com - Calon penyerang Timnas Indonesia asal tim Fortuna Sittard, berhasil membawa timnya lolos ke babak 8 besar KNVB Bekker atau Piala Belanda musim 2023/2024.
Pemain yang dimaksud adalah Ragnar Oratmangoen, penyerang keturunan tersebut bahkan bermain selama 89 menit ketika Fortuna Sittard menang atas Almere City 2-1.
Ragnar Oratmangoen diketahui memiliki darah keturunan Indonesia, sehingga, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melakukan naturalisasi terhadapnya.
Bermain sebagai posisi penyerang, Ragnar Oratmangoen diharapkan bisa mendongkrak performa lini serang Timnas Indonesia.
Namun, di klub perannya lebih sering sebagai seorang gelandang, terlihat jelas saat pertandingan melawan Almere City pada babak 16 besar KNVB Bekker.
Ragnar masuk sejak menit awal, dia diplot sebagai gelandang, penampilannya cukup apik, bahkan beberapa kali mengirimkan umpan-umpan akurat.
Hingga menit 89, Fortuna Sittard unggul 2-0, pada waktu yang sama, Ragnar ditarik keluar. Tetapi, saat injury time, Almere City mampu memperkecil kedudukan jadi 2-1.
Tetapi, sampai peluit panjang berakhir, Fortuna Sittard menang 2-1 dan lolos ke babak 8 besar KNVV Bekker.
Gol Fortuna Sittard diciptakan oleh Kaj Sierhuis, dia mencetak brace pada pertandingan tersebut. Ragnar meski tidak cetak gol, tapi tampil cukup solid di tengah.
Terpopuler
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Asal-Usul Tenis Lapangan, Sejaran dan Perkembangannya hingga Sampai di Indonesia
-
Local Media Community: Masukan untuk Revisi UU Hak Cipta Demi Masa Depan Ekosistem Media di Indonesia
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
Terkini
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?