bolatimes.com - Ada apa dengan lini serang Persib Bandung yang mendadak mandul dalam urusan mencetak gol.
Seperti diketahui jika Persib Bandung kehilangan banyak poin dalam tiga laga, lantaran ada yang tak beres di lini serang.
Tidak seperti biasanya, lini serang mendadak kesulitan menjebol gawang lawan dalam tiga pertandingan terakhirnya.
Alih-alih mampu menyalip Borneo FC, Persib Bandung malah kepayahan dalam mencetak gol.
Lini serang Persib Bandung tidak berhasil mencetak gol, dan performa lini serang mereka menjadi sorotan.
Kejadian ini terjadi saat Persib bermain imbang melawan PSM Makassar, mengalami kekalahan dari Persik Kediri, dan bermain imbang melawan Bali United.
Walaupun lini serang Persib belum menunjukkan keketajamannya seperti sebelumnya, Asisten Pelatih Goran Paulic yakin bahwa mereka akan segera mendapatkan performa terbaiknya kembali, hanya butuh waktu.
Goran menegaskan bahwa kekurangan gol dalam tiga pertandingan terakhir bukan disebabkan oleh satu pemain saja, melainkan merupakan masalah tim secara keseluruhan.
Dia meyakini, jika raihan poin Persib selama ini adalah hasil permainan kolektif tim.
Setiap pencapaian gol oleh Persib, bergantung pada kerjasama seluruh lini. Artinya kata dia, semua berkontribusi dalam menciptakan peluang.
“David tidak mencetak gol di tiga laga terakhir (bersama Persib), saya lebih melihatnya tim tidak mencetak gol dalam tiga laga terakhir, bukan menyoroti David (da Silva)," kata Goran.
"Karena David (da Silva) itu lebih pada seorang penyelesai akhir, dan dirinya (di tiga laga) tidak memiliki peluang,” jelas Goran.
Dia meyakini jika yang terjadi saat ini adalah soal waktu. Sebab, kata dia, Persib dan David da Silva serta pemain lainnya, pernah dalam situasi seperti saat ini.
“Ini hanya masalah waktu. Ada beberapa laga terakhir memang kami kurang berada pada performa untuk mencetak gol," katanya.
Namun, ketika semua mampu bermain kolektif secara maksimal, Persib mampu menjadi klub disegani, terlebih permainan lini serang yang berhasi mencetak 14 gol melalui kaki David da Silva.
"Dan kami juga bermain melawan tim yang bagus. Jadi menurut saya, David adalah striker berkelas dan dia akan segera kembali mencetak gol. Saya tidak risau dengan hal itu,” tegasnya. (*)
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus