Rifqu Khanif
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong bela anak asuhnya.

Bolatimes.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memberi tamparan keras bagi "lokal pride" yang kerap melancarkan aksi diskriminasi terhadap anak asuhnya. Lokal pride merupakan sebuah label yang kerap disematkan kepada penggemar Timnas tapi anti pemain keturunan.

Fenomena lokal pride muncul saat PSSI mengadakan program naturalisasi terhadap pemain keturunan, untuk memperkuat Timnas Indonesia. Namun program naturalisasi bukan sembarang sebuah sistem, karena pemain terpilih atas rekomendasi dari pelatih kepala, yakni Shin Tae-yong.

Namun, beberapa penggiat sepak bola, dari sebagian kalangan Pengamat hingga pelatih bahkan mantan pemain Timnas Indonesia, mengkritik kebijakan PSSI dan Shin Tae-yong yang menghadirkan punggawa keturunan.

Baca Juga:
Jupe Pada Nick Kuipers: Kaki Kiri Persija, Kanan Persib

Bahkan, sebagian warganet ada yang melancarkan aksi diskriminasi terhadap pemain keturunan. Sejatinya mereka juga memiliki darah Indonesia, bahkan Shin Tae-yong menjelaskan demikian.

Shin Tae-yong yang mengetahui anak asuhnya terkena diskriminasi dan banyak kritik soal pemain naturalisasi, akhirnya bersuara.

Pelatih Timnas asal Korea Selatan ini menegaskan, para pemain keturunan sesungguhnya memiliki darah Indonesia juga.

Baca Juga:
5 Klub Termahal di BRI Liga 1 2023/2024, Nomer 2 Terancam Degradasi, Persib Bandung Peringkat 1

Justin Hubner salah satu pemain keturunan Indonesia

"Pemain-pemain itu ada darah Indonesia," kata STY, dikutip dari Suara.com, (20/12).

Bahkan, STY mengungkapkan, program yang dijalankan PSSI cukup baik untuk kepentingan Timnas.

"Kalau bisa membentuk skuad tim lebih baik, kenapa enggak? Jangan pernah ada yang memakai standar, kita harus bekerja sama dan berusaha sama-sama, apalagi punya darah Indonesia," imbuhnya.

Baca Juga:
Persib Diminta Bangun Chemistry di Jeda Kompetisi: Jangan Show Up Sendiri!

 

 

Load More