bolatimes.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong memberi tamparan keras bagi "lokal pride" yang kerap melancarkan aksi diskriminasi terhadap anak asuhnya. Lokal pride merupakan sebuah label yang kerap disematkan kepada penggemar Timnas tapi anti pemain keturunan.
Fenomena lokal pride muncul saat PSSI mengadakan program naturalisasi terhadap pemain keturunan, untuk memperkuat Timnas Indonesia. Namun program naturalisasi bukan sembarang sebuah sistem, karena pemain terpilih atas rekomendasi dari pelatih kepala, yakni Shin Tae-yong.
Namun, beberapa penggiat sepak bola, dari sebagian kalangan Pengamat hingga pelatih bahkan mantan pemain Timnas Indonesia, mengkritik kebijakan PSSI dan Shin Tae-yong yang menghadirkan punggawa keturunan.
Bahkan, sebagian warganet ada yang melancarkan aksi diskriminasi terhadap pemain keturunan. Sejatinya mereka juga memiliki darah Indonesia, bahkan Shin Tae-yong menjelaskan demikian.
Shin Tae-yong yang mengetahui anak asuhnya terkena diskriminasi dan banyak kritik soal pemain naturalisasi, akhirnya bersuara.
Pelatih Timnas asal Korea Selatan ini menegaskan, para pemain keturunan sesungguhnya memiliki darah Indonesia juga.
"Pemain-pemain itu ada darah Indonesia," kata STY, dikutip dari Suara.com, (20/12).
Bahkan, STY mengungkapkan, program yang dijalankan PSSI cukup baik untuk kepentingan Timnas.
"Kalau bisa membentuk skuad tim lebih baik, kenapa enggak? Jangan pernah ada yang memakai standar, kita harus bekerja sama dan berusaha sama-sama, apalagi punya darah Indonesia," imbuhnya.
Terpopuler
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
-
6 Tips Agar Perjalanan Mudik Lebih Nyaman saat Naik Pesawat
-
Tantangan Pengangguran Muda Menguat, YES 2025 Dorong Arah Baru Ekonomi Hijau, Digital, dan Hilirisasi
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus