Ilham Maulana
Tommy Milliar, pemain kelahiran Kanada yang punya darah Indonesia dan bermain untuk klub Selandia Baru, West Coast Rangers. (Tangkapan layar Instagram @futboll.indonesiaa)

Bolatimes.com - Ternyata, masih banyak pemain sepak bola diaspora atau memiliki darah Indonesia, salah satunya Tommy Milliar.

Tommy Milliar merupakan pemain muda kelahiran 2003, di mana saat ini ia masih berusia dua puluh tahun.

Dilansir dari akun Instagram @futboll.indonesia, Tommy Milliar memiliki darah Indonesia dari sang ibunda.

Baca Juga:
Di Hadapan Menpora, Bos Persib Ajak Semua Pihak Perbaiki Sepak Bola Indonesia

Selain itu, kakeknya juga berasal dari Indonesia yang lahir di Surabaya. Sedangkan neneknya berasal dari Belanda.

Namun, kini ia membela salah satu klub yang berkompetisi di liga sepak bola yang berada di Selandia Baru,  West Coast Rangers.

"Saya dari Kanada, tetapi bermain untuk West Coast Rangers di Liga Utara atau Liga Nasional Selandia Baru," katanya dikutip dari @futboll.indonesia pada Kamis (14/12/23).

Baca Juga:
Omid Nazari Bercengkrama dengan Mantan Rekannya di Persib: My Indonesian Bro

Diketahui, Tommy berposisi sebagai gelandang serang, tetapi juga kadang bermain sebagai gelandang tengah bahkan penyerang.

"Saya bermain sebagai gelandang serang, gelandang tengah, dan sebagai striker," ucap Tommy.

Selama membela West Coast Rangers, dari 12 pertandingan ia telah bermain sebanyak 6 kali.

Baca Juga:
Malam Hari! Jadwal Siaran Timnas Indonesia vs Irak di Piala Asia 2023, Misi Balas Dendam Shin Tae-yong

Kemudian, ia kembali ke Kanada untuk bermain di Universitas Capilano dan bermain sebanyak 12 kali.

Dari 12 pertandingan yang dimainkannya di Universitas Capilano, Tommy telah mencatatkan 6 assist.

Disampaikan @futboll.indonesiaa, pemain dua puluh tahun tersebut menginginkan membela Timnas Indonesia.

Baca Juga:
Ada Unsur Politik, Greg Nwokolo Beberkan Penyebab Karirnya di Timnas Indonesia Singkat

"Doa sangat ingin membela Timnas Indonesia jika mendapat panggilan, sayangnya Tommy tidak pegang pasport Indonesia," katanya.(*)

Load More