hitekno.com - Mantan Exco PSSI Hasani Abdulgani mengaku jika dirinya pernah disuruh oleh pelatih Timnas Indonesia, yakni Shin Tae-yong, untuk menggoda salah satu pemain keturunan.
Menurut pengakuan dari Hasani, Shin Tae-yong jatuh hati dengan pemain keturunan yang bermain di klub Liga Championship Inggris Sunderland AFC.
Menurut Shin Tae-yong pemain asal Sunderland AFC memikat hatinya karena memiliki kualitas yang apik, sehingga dia ingin memboyong ke Timnas Indonesia.
Alhasil, Hasani yang menjabat sebagai Exco dan ditugaskan untuk mengurus perpindahan kewarganegaraan dari pemain naturalisasi yang dipilih Shin waktu itu, diminta mendekati punggawa Sunderland AFC.
Ternyata, pemain Sunderland AFC yang diinginkan Shin adalah Jenson Seelt. Pemain keturunan Belanda -Indonesia berusia 20 tahun, pada waktu itu diproyeksikan untuk Piala Dunia U-20 yang batal digelar di Indonesia.
"Lalu Jenson Seelt, ini lah salah satu pemain yang sangat diminati oleh STY. STY pernah pesan ke saya, 'Pak Hasani tolong pemain ini goda supaya bisa membela U-20 pada saat itu'," ujar Hasani, dikutip dari kanal YouTube Hasani's Corner, Sabtu, (2/12).
Tetapi, Jenson Seelt yang sedang didekati oleh Hasani waktu itu menolak tawaran dari PSSI.
"Namun, terus terang saya katakan, Jenson Seelt dari awal menyatakan i'm not ready (tidak siap) jadi pemain Indonesia," tambahnya.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?