hitekno.com - Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, buka suara usai anak asuhnya dibantai 0-5 oleh Sabah FC dalam lanjutan Grup H Piala AFC 2023/2024 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (5/10/2023). Ia mengakui kalah kualitas.
Pemain asal Indonesia, Saddil Ramdani tampil memukau di laga ini bersama Sabah FC. Eks Persela Lamongan itu sukses memberikan tiga assist untuk gol timnya tersebut.
Bernardo Tavares mengatakan Sabah FC tampil lebih baik ketimbang PSM Makassar. Juku Eja diakuinya sudah berusaha memberikan perlawanan, namun kesulitan.
“Mereka mencipta lebih banyak peluang dari kami, mereka bermain dengan lebih baik, Sabah juga sudah menjaringkan gol pada babak pertama pertandingan," kata Bernardo Tavares dilansir dari Makan Bola.
“Bagaimanapun Sabah memiliki kualitas yang lebih baik. Mereka mampu menjaringkan gol lewat set-piece. kami sudah melakukan latihan khusus untuk mengantisipasi perkara itu terjadi,” sambungnya.
Dengan hasil ini, Sabah pun kini memimpin klasemen sementara Grup H dengan koleksi poin sempurna 6 dari dua laga.
Sementara PSM terjerembab di dasar klasemen dengan nirpoin dan selisih gol -8 setelah di pertandingan pertama Grup H juga kalah 0-4 saat bertandang ke Vietnam menghadapi Hai Phong.
Sedangkan Sabah FC lebih dulu melumat wakil Singapura, Hougang dengan skor 3-1 pada 21 September lalu di matchday pertama.
Terpopuler
-
Roberto Mancini Targetkan Dua Trofi Juara untuk Timnas Italia
-
Mengintip Kekuatan Skuat Timor Leste Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Laba Bersih DIGI Melonjak 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Perkuat Bisnis AI dan Jaga Fundamental Keuangan
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen pada 2025, Sentuh Rp1,76 Miliar
-
8 Cara Menyiapkan Dana Darurat dengan Tepat untuk Kestabilan Keuangan
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?
-
Persib Incar Awal Musim Sempurna: Juara Liga dan Tembus Asia
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Markas Persija Disindir Mantan: Stadion Bagus, Tapi Rumput Tak Ada yang Urus