Bolatimes.com - Tercatat sudah ada dua pemain keturunan Indonesia yang pernah berseragam AC Milan, di mana kedua pemain tersebut memiliki paspor Belanda.
AC Milan merupakan salah satu klub besar di dunia. Klub yang berbasis di Italia ini punya nama besar berkat prestasinya dalam tiga dekade terakhir.
Bagi pecinta sepak bola era 90 an hingga awal 2000 an, tentu tak asing dengan sepak terjang klub berjuluk Rossoneri tersebut.
Di era tersebut, AC Milan mampu meraih kesuksesan di Italia dan Eropa, dengan meraih Scudetto dan menjuarai Liga Champions.
Kehebatan tim yang berasal dari kota Milan itu tak lepas dari kejeliannya menggaet bintang-bintang berbakat dari Italia dan dunia.
Saking hebatnya dalam mencari talenta terbaik, klub yang juga berjuluk Il Diavolo Rosso ini juga sampai merekrut para pemain yang memiliki darah Indonesia.
Dalam sejarahnya, tercatat ada dua pemain berdarah Indonesia yang pernah membela AC Milan. Lantas, siapa saja para pemain tersebut? Berikut daftarnya.
1. Ruud Gullit
Ruud Gullit merupakan pemain legendaris Belanda yang pernah membela AC Milan. Tercatat ia membela Rossoneri selama tujuh tahun, yakni sejak 1987 hingga 1994.
Saat itu, Ruud Gullit diboyong ke AC Milan karena kehebatannya bersama PSV Eindhoven dan Timnas Belanda. Ia datang bersamaan dengan kompatriotnya, Marco van Basten.
Baca Juga
Selama membela AC Milan, Ruud Gullit mampu mempersembahkan 9 gelar baik di kancah Italia, Eropa, hingga level internasional.
Siapa yang menyangka, Ruud Gullitt ternyata memiliki darah Indonesia di darahnya. Darah Tanah Air itu datang dari sang ayah, yakni George Gullit.
Sebagai informasi, George Gullit adalah pria kelahiran Suriname keturunan Ambon. Bahkan Ruud Gullit memiliki nama Indonesia saat lahir, yakni Rudi Dil.
Setelah lama tak menggaet pemain keturunan Indonesia, AC Milan kembali menggaet pemain keturunan Tanah Air asal Belanda yakni Tijjani Reijnders di tahun 2023 ini.
Tijjani, sapaannya, merupakan pemain keturunan Indonesia yang lahir dan besar di Belanda. Ia didatangkan AC Milan dari AZ Alkmaar di bursa transfer musim panas 2023 ini.
Tak tanggung-tanggung, Rossoneri bahkan harus mengeluarkan dana cukup besar yakni total 25 juta euro atau setara Rp418 miliar.
Tijjani memiliki darah Indonesia dari sang ibu yang berasal dari Maluku bernama Angelina Lekatompessy. Sedangkan sang ayah adalah pesepak bola asal Belanda.
Karena darah Indonesia yang dimilikinya, Tijjani sempat menjadi salah satu pemain yang diincar Shin Tae-yong untuk dinaturalisasi ke Timnas Indonesia.
Berita Terkait
-
Alvaro Morata Resmi Gabung Como: Siap Hancurkan Pertahanan Serie A
-
Blunder Memalukan Manchester City: Nama Tijjani Reijnders Typo di Jersey
-
Manchester United Depak Rasmus Hojlund, AC Milan Siap Tampung
-
Fabio Capello Ungkap Syarat AC Milan Jadi Raja Italia Musim Ini, Apa Itu?
-
Kabar Menyedihkan Legenda AC Milan Franco Baresi: Doa Dipanjatkan Milanisti
-
Juventus Buka Harga Rp412 M untuk Vlahovic, AC Milan Sanggup Bayar?
-
Kena Skak Antonio Cassano, Rafael Leao Kasih Respon Nyeleneh
-
Jadi Pengganti Pemain Keturunan Indonesia, Luka Modric Semringah Gabung ke AC Milan
-
Cerita Arrigo Sacchi Bangun Era Keemasan AC Milan: Saya Pilih Pemain dari Isi Otaknya
-
Manchester United dan AC Milan Rebutan Pemain Spanyol 22 Tahun, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025