Husna Rahmayunita
Saddil Ramdani (Instagram/saddilramdanii)

Bolatimes.com - Pengamat sepak bola Justinus Lhaksana atau yang karib disapa Coach Justin menasihati Saddil Ramdani yang bereaksi keras di media sosial setelah dikritik tampil buruk di Timnas Indonesia, ketimbang di klub,

Coach Justin menyoroti pengakuan Saddil Ramdani yang merasa dirinya tak mendapat jam terbang dan kebebasan bermain saat di Timnas Indonesia.

Menurut Coach Justin, sebagai seorang pemain Saddil Ramdani mestinya menghormati keputusan pelatih, dalam hal ini Shin Tae-yong.

Baca Juga:
Berposisi Winger, Dua Pemain Keturunan Dirumorkan Didekati PSSI untuk Bela Timnas Indonesia

Coach Justin menegaskan, setiap juru taktik memiliki pertimbangan tersendiri untuk memilih pemain yang akan diturunkan dalam pertandingan. Hal serupa, diakui Coach Justin juga diterapkannya saat melatih Timnas Futsal Indonesia.

Mestinya, bila ingin mendapat jam terbang, pemain harus menunjukkan kualitasnya saat berlatih.

"Lu mengatakan tak diberi jam terbang dan kebebasan bermain. Jam terbang harus lu dapatkan saat latihan, kalau pelatih ngelihat lu gak perform, lo boleh merasa diri lu Zidane, Messi atau Ronaldo, itu hak lu," ujar Coach Justin dalam kanal YouTube pribadinya.

Baca Juga:
Momen Shin Tae-yong Main di Piala Dunia U-17: Tiga Tim Dibikin Tak Berkutik

"Tapi kalau dia merasa lu tidak perform, dia tidak akan pilih lu jadi starter dan lu harus fair terhadap diri lu sendiri," sambungnya.

Coach Justin menyebut Saddil Ramdani sebagai salah satu penyerang terbaik di Indonesia. Tetapi, menyayangkan respons Saddil Ramdani yang mengungkit jam terbang dan kebebasan bermain di timnas usai dikritik netizen.

Ia mengatakan tidak semua bisa berkesempatan membela timnas. Oleh karenya, pemain yang dipilih mesti memanfaatkan kesempatan sebaik-baiknya.

Baca Juga:
Serang Balik, Media Malaysia Nyinyir Timnas Indonesia Mulai dari Babak Awal Kualifikasi Piala Dunia 2026

"Gue rasa lu harus lebih bersyukur bahwa lu masih boleh masuk seleksi timnas, banyak orang mau masuk timnas, tidak bisa karena menurut pelatih tidak cocok atau tidak sesuai dengan selera bukan karena permainnya jelek,"

"Jadi kalau pelatih beri lu kesempatan bermain satu atau dua menit, lu harus bersyukur, lu harus bisa menerima," tambahnya.

Lebih lanjut, Coach Justin menyinggung soal sikap (attitude). Ia mengingatkan banyak pemain yang kariernya hancur karena tak bisa menjaga sikap.,

Baca Juga:
5 Kandidat Juara Liga Champions 2023-2024, Adakah Jawara Baru?

"Jadi tolonglah turunkan ego, tunjukkan lu bukan siapa-siapa, low profile kalau lain kali diberi kesempatan, manfaatkan Saddil,"

"Kamu pemain bagus, punya bakat, tapi gue yang nonton bola lebih dari 40 tahun, sudah lihat banyak pemain hancur gara-gara attitude. Jangan sampai gagal gara-gara ego lu terlalu tinggi, sayang karena lo pemain hebat," pungkasnya.

Load More