Bolatimes.com - Pemain keturunan Indonesia-Inggris, Jack Brown, menceritakan kisah cederanya yang sangat parah hingga membuatnya kehilangan harapan untuk melanjutkan kariernya di dunia sepak bola.
Jack Brown mengatakan, awalnya, Jack Brown sudah menjalani tes magnetic imaging resonance alias MRI untuk mengetahui kondisi cedera lututnya. Awalnya, dia mendapatkan penjelasan dari dokter bahwa ACL-nya aman.
“Saya membaca hasil MRI, hasilnya ACL putus. Terus saya saat membaca itu sempat bingung. Ini beneran putus atau tidak ya,” kata Jack Brown.
“Setelah itu saya memberikan ke dokter yang di rumah sakit itu, dia bilang “Tidak Jack, ini aman. Kamu jangan terlalu percaya MRI”. Jadi, saya juga bingung dan pergi ke dokter lain bilang ini putus,” lanjutnya.
Jack Brown pun tak lantas percaya dengan hasil diagnosis itu. Dia sempat memeriksa kondisi cederanya kepada seorang fisioterapis.
Hasilnya, fisio tersebut bilang kalau kondisi lutut pemain berusia 21 tahun ini bermasalah. Dia pun memilih periksa ke Singapura untuk mencari pendapat lain.
“Saya juga sempat pergi ke fisioterapis di Bekasi. Setelah mengecek, dia bilang, “Jack ini goyang ini”. Ada lima dokter yang bilang aman, dan ada satu fisioterapis yang bilang putus,” jelasnya.
“Saya bingung dan akhirnya berangkat ke Singapura. Saya tidak percaya (dengan dokter Indonesia). Saya memberikan hasil MRI pada bulan Januari sebelum putaran kedua dimulai dan hasil MRI terbaru.”
Setelah dokter di rumah sakit Singapura itu melihat dua hasil MRI dari lutut Jack Brown, yakni pada medio Januari dan yang terbaru, hasilnya memang sama saja: Jack Brown mengalami cedera ACL putus.
“Saat dia mengecek fotonya lalu mengecek lututnya, dia bilang kalau MRI hasil Januari dan yang sekarang sama saja, hasilnya dua-duanya putus,” katanya.
Baca Juga
“Biasanya kan saya melihat tulisannya, bukan fotonya. Karena kalau saya melihat fotonya kan gak ngerti. Saya bukan dokter, tetapi dokter radiologi yang salah membaca dan salah mendiagnosis,” imbuhnya.
Saat memberikan penjelasannya, dokter tersebut bahkan sempat merasa kaget karena tak pernah melihat seorang pesepak bola bermain selama lima bulan dalam kondisi ACL putus.
“Dokter itu kemudian bilang bahwa selama lima bulan saya bermain dengan kondisi ACL yang putus. Jadi, dokter itu bilang ke saya, “Selama saya jadi dokter, saya belum pernah melihat orang bisa bermain sepak bola lima bulan tanpa ACL”,” tuturnya.
“Dalam momen itu, saya merasa shock. Karena saya memaksa bermain lama, ada masalah di tulangnya juga. Jadi kita nggak tahu, karena saya bermain lama karena tulangnya jadi begitu atau dokter operasi yang pertama dia mengebor lubangnya terlalu besar,” imbuhnya.
Berita Terkait
-
Blunder Memalukan Manchester City: Nama Tijjani Reijnders Typo di Jersey
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025