hitekno.com - Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong mendapatkan pujian selangit dari Lionel Scaloni yang membuat skuad Garuda bikin Argentina kerepotan.
Timnas Indonesia mengalami kekalahan 0-2 atas Argentina berkat gol Leandro Paredes dan Cristiano Romero. Kendati begitu, tim Tango susah payah mengalahkan skuad Garuda.
Bagaimana tidak, timnas Indonesia bermain rapat di babak pertama. Argentina pun baru bisa mencetak gol lewat tendangan spektakuler Paredes.
La Albiceleste kemudian menggandakan keunggulan lewat Cristiano Romero. Akan tetapi, timnas Indonesia juga menciptakan beberapa peluang yang membahayakan gawang Emiliano Martinez.
Misalnya ketika kiper Aston Villa itu menepis tendangan Ivar Jenner. Kemudian Martinez juga susah payah menepis sundulan Elkan Baggott yang mendapatkan umpan lemparan jauh dari Pratama Arhan.
Menghadapi timnas Indonesia yang merepotkan, pelatih Argentina Lionel Scaloni lantas memberikan pujian terhadap Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu dianggap hebat.
"Indonesia melakukan pekerjaan yang hebat dan mereka memiliki pelatih yang hebat," kata Lionel Scaloni dikutip dari akun Twitter resmi Timnas Argentina, @argentina, Selasa (20/6/2023).
Bahkan Scaloni menyebut tidak punya tips untuk pemain timnas Indonesia yang dianggap telah bermain bagus ketika melawan Argentina yang notabene juara Piala Dunia 2022.
Terpopuler
-
Penyelamatan Gemilang Maarten Paes Raih Pujian dari Ajax Amsterdam
-
Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Calvin Verdonk Cetak Sejarah Baru Dalam Skuad Liga Champions Eropa
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Piala Dunia Wanita 2035 Jadi Fokus Utama Pembinaan MLSC di Semarang
Terkini
-
Alasan Mees Hilgers Belum Diturunkan SC Heerenveen di Eredivisie
-
Dapat Klub Baru, Bagaimana Nasib Mees Hilgers di Timnas Indonesia?
-
Yoshimi Ogawa Ungkap Kenapa Wasit Asing Tak Lagi Rutin di Super League 2026/2027
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Reza Arya Cetak Rekor 100 Laga, Bakal Geser Maarten Paes dan Emil Audero?