Bolatimes.com - Ketum PSSI, Erick Thohir, menyayangkan satu hal dari kedatangan Argentina untuk melawan Timnas Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada 19 Juni nanti, yakni ketiadaan pemain favorit, Lautaro Martinez.
Hal ini dikatakan orang nomor satu di PSSI itu ketika menggelar konferensi pers tiket laga FIFA Matchday Indonesia vs Argentina di ruang konferensi pers Stadion GBK, Senin sore.
Pemain yang dimaksud Erick Thohir itu adalah Lautaro Martinez, salah satu skuad Argentina saat meraih trofi Piala Dunia 2022 Qatar dan juga striker yang mengantarkan klub Inter Milan bermain pada final UEFA Champions League (UCL) atau Liga Champions 2022/2023 melawan Manchester City di Ataturk Olympic Stadium, 11 Juni WIB.
“Dan tentu yang pasti komitmen Argentina mereka akan bawa full tim. Ini apresiasi yang luar biasa, hanya salah satu pemain yang saya suka gak dibawa karena main di UCL, namanya gak keluar soalnya, saya harapin keluar supaya ada akses langsung gitu,” kata Erick Thohir menyebut pemain yang dimaksud secara tidak langsung.
Pria yang menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu menyebut, penyebab striker bernomor punggung sembilan di Nerazzurri itu tidak turut serta bertanding di Stadion GBK nanti adalah karena adanya aturan FIFA terkait pemain yang tampil di final UCL.
“Cuman ya ternyata gak diikutsertakan karena ada aturan FIFA karena ketika bermain UCL dalam beberapa hari mereka bisa dibebaskan, sayang sebenarnya,” kata Erick Thohir.
Lautaro bukan satu-satunya skuad Argentina Piala Dunia Qatar yang tidak dibawa pelatih Lionel Scaloni. Setidaknya, ada tujuh skuad tim Tango di Piala Dunia Qatar yang tidak dibawa pelatih 45 tahun itu mengikuti tur ke Asia yaitu Franco Armani (River Plate), Lisandro Martinez (Manchester United), Juan Foyth (Villareal), Alejandro Gomez (Sevilla), Lautaro Martinez (Inter), Paulo Dybala (AS Roma), dan Angel Correa (Atletico Madrid).
Dari 27 nama yang diumumkan mengikuti tur Asia melawan Australia dan Indonesia, Scaloni membawa mayoritas nama-nama yang membantu timnas Argentina menjuarai Piala Dunia ketiga kalinya dan sisanya adalah delapan nama baru. Delapan pemain itu adalah Walter Barnitez (PSV), Facundo Medina (Lens), Leonardo Balerdi (Marseille), Giovani Lo Celso (Villareal), Alejandro Garnacho (Manchester United), Giovanni Simeone (Napoli), Nicolas Gonzalez (Fiorentina), dan Lucas Ocampos (Sevilla).
(Antara)
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Menghilang Saat FC Twente Digebuk Eliano Reijnders Dkk
-
Sassuolo: Dari Seluruh Keluarga Neroverde, Selamat Datang, Jay Idzes!
-
Justin Hubner: Saya Merasa Seperti Cristiano Ronaldo!
-
Jay Idzes Menuju Torino: Gaji Fantastis Menanti dan Rekor Sejarah Tercipta
-
Timnas Indonesia U-17 Siap Uji Nyali di Medan! Nova Arianto: Kami Sangat Butuh
-
Serie A Pangkas Gaji 25% Saat Degradasi: Nasib Jay Idzes di Venezia Terancam?
-
Timnas Indonesia U-17 Menuju Qatar: Piala Kemerdekaan 2025 Jadi Panggung untuk Eizar Jacob Cs
-
Son Heung-Min ke LAFC: Rekor Transfer MLS Pecah, Ancaman Baru Maarten Paes
-
Kebijakan Kontroversial FC Twente: Masa Depan Mees Hilgers Jadi Sorotan!
-
Masa Depan Jay Idzes Tergantung Kerja Davide Vagnati, Siapa Dia?
Terkini
-
Delapan Tangan Leo Navacchio: Rekor Gila di Pekan Pembuka BRI Super League
-
Rumput JIS Kembali Jadi Polemik: Kenapa Lapangan Rp2 Triliun Selalu Jadi Sorotan?
-
Persija Hancurkan Persita 4-0: Allano Menggila, Jakmania Ubah JIS Jadi Neraka
-
Sho Yamamoto dan Kodai Tanaka: Samurai Solo yang Bikin MU Mati Gaya
-
Senyum Kecut Johnny Jansen Pasca Bali United Gagal Kalahkan Persik
-
Duel Persija vs Persita: Debutan Membludak, Gol Seret, dan Rekor Head-to-Head Ketat!
-
Persik Kediri Turunkan Harga Tiket, Suporter Langsung Merapat: Termurah Cuma Rp35 Ribu
-
Timnas Putri U-17 Indonesia Siap Tempur di Grup C Kualifikasi Piala Asia AFC 2026
-
Reuni Eks Persib! Dewa vs Malut United, Laga Pembuka Sarat Nostalgia
-
Persib Bandung Bidik Hattrick Gelar dengan Darah Muda di BRI Super League 2025